Chess.com Respons Penutupan Akun Pemain Catur RI Dewa_Kipas

CNN Indonesia | Kamis, 04/03/2021 14:30 WIB
Platform penyedia game catur daring Chess.com respons polemik permainan Gotham Chess melawan akun catur asal Indonesia Dewa_Kipas. Ilustrasi catur. (morgueFile/mconnors)
Jakarta, CNN Indonesia --

Platform penyedia game catur daring Chess.com berikan tanggapan terkait polemik permainan Gotham Chess melawan akun catur asal Indonesia Dewa_Kipas.

Menurutnya pihak Chess.com tidak akan pernah menutup akun berdasarkan sejumlah laporan dari Gotham Chess maupun dari pendukungnya.

"Kami tidak akan pernah menutup akun berdasarkan sejumlah laporan dari @GothamChess atau pengguna lain serta komunitas mereka," ujar Chess.com melalui akun Twitternya.


Lebih lanjut pihaknya menjelaskan seluruh penutupan akun dilakukan atas tinjauan oleh tim dengan 'Fair Play', lalu kemudian ditinjau secara cermat sesuai dengan kebijakan permainan yang diterapkan.

CNNIndonesia.com telah mencoba menghubungi Ali Akbar, anak dari pengguna akun Dewa_Kipas untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan belum memberikan pernyataan.

Namun pada aturan kebijakan yang tertulis di situs resminya, Chess.com ingin memenangkan pertempuran dengan pihak yang melakukan curang. Tetapi pihaknya membutuhkan bantuan komunitas serta pengguna lain untuk pelaporan.

"Kami membutuhkan bantuan Anda sebagai komunitas! Kami pikir komunitas yang lebih berpengetahuan dapat mengatasi kecurangan catur dengan lebih baik," ujarnya.

Chess.com mengaku telah menutup lebih dari 500 akun per hari karena melakukan kecurangan. Sebanyak 6 persen dari tiket dukungan Chess.com berhubungan dengan kecurangan.

Mengutip situs resmi, pendirian Chess.com sejak 18 Agustus 2020, pihaknya telah menutup hampir 500 ribu akun karena melakukan kecurangan. Ia berharap dapat menutup satu juta akun pada pertengahan 2023.

"Saat ini, kami rata-rata melakukan lebih dari 500 penutupan akun per hari bagi pengguna yang menggunakan mesin bantu permainan," katanya.

Sebelumnya Akun pemain catur daring asal Indonesia, Dadang Subur diduga di-banned usai mengalahkan gamer catur online di Chess.com, Gotham Chess Selasa (2/3). Akun pecatur asal Indonesia yang di-banned pun akhirnya ramai diperbincangkan di jagat maya.

Melalui postingan Ali Akbar, anak Dadang Subur seorang pria paruh baya asal Bandung, tidak terima akun ayahnya diblokir. Menurut Ali, ayahnya yang memiliki akun bernama Dewa_Kipas punya keahlian bermain catur dan memenangkan pertandingan.

Kemenangan Dewa_Kipas pun membuat fans dari Gotham Chess marah, namun ada juga yang mendukung Dewa_Kipas. Dewa_Kipas dituding melakukan kecurangan oleh pendukung Gotham Chess dan berakhir dengan pelaporan.

(can/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK