Penjualan Mobil Diskon PPnBM Loncat di Atas 200 Persen

CNN Indonesia | Rabu, 21/04/2021 09:54 WIB
Daihatsu, Honda, dan Mitsubishi menyatakan penjualan mobil dengan diskon PPnBM meningkat lebih dari 200 persen pada Maret. Ilustrasi penjualan mobil baru. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) diklaim menambah gairah industri otomotif sehingga penjualan mobil naik signifikan. Berbagai Agen Pemegang Merek (APM) telah menyatakan penjualan mereka naik pada Maret hingga di atas 200 persen.

Kenaikan signifikan itu dialami Astra Daihatsu Motor (ADM) yang menyatakan penjualan mobil dengan fasilitas relaksasi PPnBM naik 200 persen atau 2 kali lipat.

Relaksasi PPnBM telah dimulai pada 1 Maret untuk mobil maksimal 1.500 cc dan produksi lokal dengan local purchase komponen setidaknya 70 persen. Model Daihatsu yang masuk dalam kategori ini adalah Xenia, Terios, Gran Max, dan Luxio.


Penjualan pada Maret dikatakan ADM merupakan catatan tertinggi perusahaan sejak pandemi dimulai di dalam negeri pada Maret 2020. Kenaikan pada Maret disebut sebesar 12 ribu unit, naik 47 persen dari Februari.

Bukan cuma ADM, Honda Prospect Motor (HPM) juga mengalami kenaikan penjualan pada Maret.

Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director HPM mengatakan produk-produk Honda yang mendapatkan relaksasi PPnBM mengalami kenaikan penjualan 265 persen dibanding Februari.

Model Honda yang dimaksud yakni BR-V, CR-V 1.5 T, HR-V 1.5 L, dan City Hatchback RS.

"Dengan HR-V 1.5 mencatat peningkatan penjualan tertinggi, disusul Brio RS, Mobilio, dan BR-V," kata Billy.

Kata Billy peningkatan permintaan untuk produk terbaru yang kena relaksasi PPnBM juga dirasakan yaitu New Honda CR-V dan City Hatchback RS.

"Dan saat ini kami fokus untuk menjaga pasokan untuk dapat memenuhi permintaan konsumen dalam waktu secepatnya," kata Billy.

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) juga menyatakan relaksasi PPnBM secara langsung mengerek penjualan, khususnya untuk Xpander, termasuk Xpander Cross, hingga dua kali lipat.

Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran MMKSI Irwan Kuncoro bilang kini penjualan Xpander naik dibanding rata-rata per bulan pada 2020.

Irwan mengatakan sebelumnya penjualan rata-rata Xpander per bulan hanya sekitar 2.100 unit. Lalu dengan adanya relaksasi PPnBM 100 persen untuk Maret-Mei 2021 permintaan meningkat menjadi rata-rata 4.500 unit per bulan.

"Hampir naik dua kali lipat dan sangat positif. Ke depannya kami akan optimalkan kesempatan relaksasi PPnBM ini," ungkap Irwan.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK