Mengenal Mobil Pertama dengan Teknologi Buatan Huawei

CNN Indonesia | Jumat, 23/04/2021 12:30 WIB
Mobil listrik Seres SF5 diperkenalkan di Shanghai Motor Show dan akan dijual di toko premium Huawei di China. Mobil listrik Seres SF5 menggunakan teknologi Huawei HiCar. (huawei.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan ponsel asal China, Huawei, mengumumkan peluncuran mobil plug-in hybrid baru Seres SF5 di pembukaan Shanghai Auto Show, Senin (19/4). Seres adalah produsen mobil listrik di bawah naungan Sokon Grup yang memiliki anak perusahaan Sokonindo Automobile (DFSK Indonesia).

Seres SF5 sebenarnya sudah diluncurkan Seres pada 2019, namun kini disebut 'smart car' karena menggunakan teknologi Huawei. Mobil ini bakal dijual di toko premium Huawei di China.

"Di masa depan, kami tidak hanya akan menyediakan mobil pintar terdepan, solusi untuk membantu mitra membangun kendaraan cerdas yang lebih baik, tetapi juga membantu mereka menjual kendaraan tersebut melalui jaringan ritel kami di seluruh China," kata Richard Yu, Direktur Eksekutif CEO dari Consumer Business Group Huawei mengutip situs resmi Huawei, Jumat (23/4).


Seres SF5 yang berupa SUV disebut menawarkan fleksibilitas karena bisa menjangkau 180 km dalam mode murni listrik untuk memenuhi kebutuhan harian dan dapat menempuh lebih dari 1.000 km pada mode extended range.

Performa Seres SF5 untuk akselerasi 0-100 km per jam dikatakan hanya 4,68 detik. Mobil ini dibuat memakai sasis aluminium ringan, suspensi depan four ball joint double-wishbone, dan suspensi belakang trapezoidal multi-link.

Huawei menyediakan teknologi HiCar pada Seres SF5, layar monitor di dasbor dikatakan bisa dengan mudah berubah dari aplikasi ponsel menjadi pusat kontrol mobil.

HiCar juga dikatakan bisa terkoneksi dengan produk pintar buatan Huawei lainnya.

Menurut informasi di situs resmi Huawei, ada dua versi Seres SF5 yang tersedia, satu dengan harga 216.800 yuan atau sekitar Rp485 juta dan versi lainnya seharga 246.800 yuan atau Rp550 juta, mengutip SCMP.

Huawei diketahui sudah membangun aliansi industri otomotif sejak 2020. Huawei hendak mendaftarkan 18 pembuat mobil untuk membentuk apa yang disebut "ekosistem otomotif 5G" menggunakan HiCar.

Sebelum dikenal dengan nama Seres, perusahaan ini tadinya bernama SF Motors. Seres memiliki beberapa fasilitas riset dan pengembangan khusus kendaraan listrik di Santa Clara, California, Amerika Serikat.

CEO DFSK Indonesia Alexander Barus sempat menyinggung soal Seres saat peluncuran resmi mobil listrik DFSK Gelora E di Jakarta belum lama ini.

"Gelora E dalam bentuk van, tahun lalu kita kenalkan SUV E3 kemudian di China kita sudah mengembangkan sedan Seres. Ini sama dengan Tesla Model X dan S, tapi tentunya kita akan bertahap masuk pasar Indonesia sampai terbentuk ekosistemnya nanti," kata Barus saat konferensi pers di Indonesia International Motor Show (IIMS), Kamis (15/4).

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK