Hasil Uji Vaksin Sinovac di Eropa, Diklaim Kebal Covid-19

CNN Indonesia | Rabu, 05/05/2021 08:07 WIB
Otoritas Kesehatan Uni Eropa telah mulai melakukan peninjauan bergulir atas vaksin Covid-19 CoronaVac, buatan Sinovac China. Ilustrasi vaksin Sinovac Covid-19. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Kesehatan Uni Eropa atau European Medicines Agency (EMA) menyatakan telah mulai melakukan peninjauan bergulir atas vaksin Covid-19 CoronaVac yang diproduksi oleh perusahaan farmasi China, Sinovac.

Keputusan EMA untuk memulai peninjauan didasarkan pada hasil awal dari studi laboratorium dan klinis yang melibatkan hewan dan manusia. Dalam studi itu, vaksin Sinovac menghasilkan respons kekebalan terhadap virus corona.

Melansir Reuters, CoronaVac adalah vaksin China pertama yang dipelajari EMA secara real-time dan vaksin Covid-19 keempat sedang ditinjau, termasuk dari CureVac, Novavax Inc (NVAX.O), dan Sputnik V. Rusia.


Vaksin buatan Sinovac telah menunjukkan tingkat kemanjuran antara 50 persen dan 90 persen dalam berbagai penelitian dan saat ini diizinkan untuk digunakan di Cina, Indonesia, Brasil, dan Turki.

Vaksin tersebut mengandung versi virus SARS-CoV-2 yang tidak aktif atau sudah mati untuk membantu sistem kekebalan tubuh manusia membuat antibodi.

Pada awal April, Sinovac mengatakan siap menggandakan kapasitas produksinya menjadi 2 miliar dosis setelah membangun pabrik baru di beberapa wilayah. Perusahaan itu mengatakan lebih dari 200 juta dosis vaksin Sinovac juga telah dikirimkan secara global.

Peninjauan bergulir ditujukan untuk mempercepat proses persetujuan dengan memungkinkan peneliti mengirimkan temuan secara real-time sebelum data uji coba akhir tersedia.

(jps/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK