Produksi Pabrik iPhone di India 'Ngadat' usai Terpapar Corona

CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 23:40 WIB
Pabrik yang dikontrak untuk memproduksi produk iPhone di India, yakni Wistron dan Foconn, dilaporkan terpapar Covid-19. Ilustrasi iPhone di India. (dok. screenshot Apple)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pabrik yang dikontrak untuk memproduksi produk iPhone di India yakni Wistron dan Foconn dilaporkan terpapar Covid-19. Hal ini disebut membuat pabrik mengalami hambatan produksi.

Beberapa karyawan di kedua pabrik itu dinyatakan positif virus SARS-CoV-2. Sementara Foxconn mengatakan pihaknya telah mengirim karyawan yang terinfeksi untuk melakukan karantina.

Namun Wistron dilaporkan telah menutup pabrik itu, dan menyetop produksi selama lima hari untuk mencegah infeksi menyebar kepada para pekerjanya. Meski kedua produsen enggan mengonfirmasi terjadinya perlambatan produksi, namun dapat diprediksi produksi iPhone skala global akan terpengaruh.


Berdasarkan data yang dihimpun Worldometers, tercatat lebih dari 22 juta pasien positif virus corona di India, menempatkan negara itu pada urutan ke dua dunia dengan banyaknya kasus positif.

Foxconn mengonfirmasi bahwa ada 10 insinyur asal China di pabriknya di Kota Chennai, India telah diuji Covid-19 dan hasilnya dinyatakan positif terpapar virus Corona.

Raksasa manufaktur asal Taiwan itu mengatakan perawatan intensif tengah dilakukan di rumah sakit pada 10 pekerjanya itu, sementara pabrik di Chennai telah dilakukan desinfeksi secara menyeluruh.

Karena desinfeksi telah dilakukan maka Foxconn tidak menutup pabrik tersebut dan terus beroperasi. Pemerintah Tamil Nadu, India baru-baru ini memberlakukan lockdown total hingga 24 Mei. Namun, industri manufaktur tetap diizinkan untuk terus beroperasi.

Di samping itu Wistron harus menutup pabriknya yang berada di Distrik Kolar, Kartanaka, India selama lima hari karena tiga karyawan asal Taiwan dikonfirmasi positif Covid-19.

Meski begitu saat ini pabrik tampak aktif beroperasi karena industri tersebut mendapat izin pemerintah untuk melakukan kegiatan produksi meski lockdown diberlakukan.

Pemerintah India memberlakukan lockdown total pada beberapa wilayah yang memiliki penyebaran virus corona yang terbilang tinggi termasuk Delhi, Uttar Pradesh dan Maharashtra.

Sebelumnya pada bulan Maret, Apple mengumumkan bahwa pihaknya mulai memproduksi iPhone 12 di India.

"Kami bangga bisa memulai produksi iPhone 12 di India untuk pelanggan lokal kami," kata Apple seperti dikutip Indiatoday.

(can/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK