Viral Viscacha, Hewan Pendamping Spiritual Kala Covid-19

CNN Indonesia | Senin, 17/05/2021 13:19 WIB
Viscacha menjadi viral karena dijadikan spirit animal di saat warga dunia sudah lelah menghadapi pandemi Covid-19. Viscacha. (iStockphoto/estivillml)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setahun terakhir warga dunia dilanda jenuh hingga lelah menghadapi pandemi Covid-19 yang belum terlihat akan hilang dari bumi dalam waktu dekat ini. Namun belakangan warganet sedikit terhibur dengan kehadiran hewan yang disebut sebagai spirit animal bernama Viscasha.

Melansir dari laptrinhx, dalam istilah spiritual, spirit animal sendiri dipercaya sebagai roh yang membantu membimbing atau melindungi seseorang dalam perjalanan hidupnya. Roh tersebut umumnya melambangkan karakteristik yang dimiliki orang tersebut.

Sejumlah warganet membagikan foto-foto Viscacha yang dinilai sebagai perwujudan binatang dari semua perasaan yang sebagian besar warga dunia selama pandemi virus SARS-CoV-2.


Hewan Amerika Selatan yang bentuknya seperti campuran kelinci dan chinchilla itu juga dikenal Viscacha Selatan. Mimiknya yang menggemaskan dengan ekspresi wajah yang sedih membuat Viscacha jadi viral.

Viscacha memiliki sudut mulut yang terkulai dan mata yang hampir selalu tertutup, yang membuat hewan tersebut terlihat seperti terus-menerus sedih, kecewa, dan mengantuk sehingga sangat membutuhkan tidur siang.

Melansir Animal Scene, Viscacha selatan adalah hewan pengerat yang berasal dari Argentina, Bolivia, Chili, dan Peru. Mereka hidup dalam kelompok kecil di antara bebatuan dan di sekitar karang.

Viscacha ini sebagian besar aktif segera setelah subuh dan di malam hari. Sedangkan untuk sisa hari itu, mereka biasanya tetap di bawah tanah di tempat persembunyian mereka. Mereka juga menghabiskan waktu dengan bertengger di atas batu untuk berjemur, dandan, dan beristirahat.

Viscacha selatan kebanyakan memakan rumput, lumut, dan lumut.

Tidak ada ancaman besar bagi populasi hewan-hewan ini. Namun sayangnya, status konservasi mereka saat ini 'paling tidak diperhatikan' atau 'least concern'. Mereka disebut menderita karena kondisi cuaca dan diburu untuk diambil daging dan bulunya.

Kini warganet, khususnya Twitter sedang 'mengangungkan' Viscacha Selatan pada tingkat spiritual.

(dal/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK