Fitur Premium Twitter, Salah Satu Paket Rp42 Ribu per Bulan

CNN Indonesia | Selasa, 18/05/2021 14:38 WIB
Twitter dilaporkan berencana meluncurkan layanan langganan berbayar yang akan memberi pengguna akses ke fitur premium saja. Ilustrasi twitter. (AFP/DENIS CHARLET)
Jakarta, CNN Indonesia --

Twitter dilaporkan berencana meluncurkan layanan langganan berbayar yang akan memberi pengguna akses ke fitur premium yang tidak tersedia untuk pengguna gratis. Paket berlangganan itu akan disebut Twitter Blue dan akan dijual dengan harga US$2,99 atau sekitar Rp42 ribu/ bulan (kurs Rp14.267).

Informasi mengenai Twitter premium dibocorkan oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong.

Dia juga mengatakan beberapa fitur yang diduga akan ditawarkan kepada pengguna yang berlangganan termasuk Collections, yang merupakan fitur untuk menyimpan dan mengatur tweet yang pengguna suka, serta opsi untuk 'membatalkan' tweet.


Melansir Slash Gear, fitur lain yang tampaknya juga ditawarkan kepada pengguna berbayar adalah Bookmark Collections, yang dijelaskan sebagai folder berbeda dalam bookmark seseorang untuk mengatur konten dengan mudah ke dalam kategori yang berbeda.

Meskipun nama dan harga fitur--fitur itu belum dirilis secara resmi, informasi yang disampaikan Wong bisa jadi benar mengingat dia memiliki rekam jejak yang akurat tentang bocoran detail sebuah aplikasi sebelum diluncurkan.

Melansir Entrepreneur, biaya langganan Twitter premium bisa bervariasi tergantung wilayah. Tapi, pada intinya Twitter versi premium akan memiliki fitur eksklusif untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Misalnya, akan memiliki tombol 'urungkan' atau 'batalkan' baru untuk membatalkan kiriman sebelum pengikut mereka melihatnya. Setelah menulis 'tweet' dan menekan 'publish' timer akan muncul antara 5 dan 30 detik (pengguna dapat menyesuaikan waktu).

Twitter juga akan menawarkan fitur untuk membuat dan berbagi buletin dari jejaring sosial itu sendiri. Ini akan terkait dengan pembelian platform Revue baru- baru ini, yang berfokus pada langganan berbayar untuk konten berita, dan Scroll, yang menghilangkan iklan dengan imbalan biaya bulanan.

Kabar buruknya adalah Wong menyebut dalam versi berbayar tidak ada fungsi 'mengedit' konten yang sudah diterbitkan, sesuatu yang telah diminta komunitas tweeting selama bertahun-tahun.

Karena Twitter Blue masih dalam pengembangan, belum ada kemungkinan tanggal peluncurannya.

(jps/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK