Mengenal 5G yang Bakal Digelar Perdana Hari Ini di RI

eks, CNN Indonesia | Kamis, 27/05/2021 08:19 WIB
Mengenal jaringan 5G yang akan digelar perdana hari ini di Indonesia. Ilustrasi. (iStockphoto/MARHARYTA MARKO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jaringan 5G pertama akan digelar hari ini di Indonesia. Telkomsel akan melakukan uji laik operasi (ULO) untuk menyediakan layanan jaringan seluler generasi terbaru ini.

Sebelumnya, Telkomsel dan Smartfren telah memenangkan frekuensi tambahan di 2,3 GHz. Telkomsel diketahui mendapatkan alokasi Blok A dan C usai menjadi salah satu pemenang lelang Frekuensi Radio 2,3 GHz.

Sebagian jaringan ini menurut Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro akan digunakan untuk menggelar jaringan 5G jika memungkinkan. Sementara sisanya, digunakan untuk mengoptimalkan jaringan 4G.


Apakah jaringan 5G itu?

Jaringan 5Gmerupakan generasi kelima dari pengembangan jaringan telekomunikasi nirkabel GSM di dunia setelah 4G, 3G, 2G, dan 1G. Revolusi jaringan telekomunikasi ini terjadi sekitar 10 tahun sekali.

Tiap pembaruan teknologi jaringan seluler membawa sejumlah fitur baru. Misal, saat 1G diperkenalkan, pada 1980-an hanya bisa digunakan untuk panggilan telepon.

Lantas 2G diperkenalkan pada 1990-an, sehingga pengguna tak hanya bisa menelepon, tapi juga bisa mengirim pesan singkat (SMS).

Jaringan 3G muncul sekitar tahun 2000-an dan membawa revolusi baru dengan dikenalkannya layanan internet yang bisa diakses di telepon genggam. Tapi, kecepatannya hanya 8 Megabit per detik saja. Sangat lambat dibandingkan kecepatan internet yang kita nikmati hari ini.

Lantas muncul 4G tahun 2009, jaringan generasi keempat ini memboyong percepatan pengunduhan data hingga 10 kali lipat dari jaringan 3G.

Sementara jaringan 5G menawarkan kecepatan internet yang lebih gegas lagi dari 4G. Selain lebih cepat, respons perangkat dan penyedia jaringan pun lebih responsif (latensi rendah), seperti dikutip Wired

Mengutip The Conversation, kapasitas jaringan 5G juga lebih besar, sehingga bisa digunakan untuk menampung pengguna yang lebih banyak. Imbasnya, berujung pada kecepatan akses internet pengguna. 

Sebagai ilustrasi, hal ini dapat diibaratkan memperbesar jalan raya yang dilalui mobil. Jika jalanan kecil, mobil yang lewat banyak, tentu akan macet. Tapi jika jalanan di perlebar, tentu lalu lintas mobil akan lebih lancar.

Untuk mendapat kecepatan tinggi dan latensi rendah, terdapat sejumlah teknologi baru dari sisi penyedia jaringan yang harus diterapkan untuk menyediakan 5G.

Misal, perlu mengadopsi sistem Fixed-Wireless Access (FWA). FWA digelar dengan menyebarkan sejumlah BTS mini dengan jumlah banyak untuk mencakup wilayah tertentu. Sehingga, pengguna bisa memberikan akses internet stabil, menerus, serta lebih responsif.

Persiapan Telkomsel dan Wilayah di RI yang Nikmati 5G

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK