Orang RI Peringkat ke-7 Tertinggi Dunia soal Beli Pulsa

CNN Indonesia | Rabu, 02/06/2021 21:30 WIB
Penggunaan layanan operator seluler jenis kartu prabayar di Indonesia tertinggi di antara 7 negara lain di dunia. Ilustrasi isi pulsa. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penggunaan layanan operator seluler (opsel) jenis kartu prabayar di Indonesia, dilaporkan tertinggi di antara 7 negara lain di dunia.

Laporan itu diungkap berdasarkan survei Global Prepaid Index (GPI). Survei dilakukan untuk mengetahui bagaimana sikap pengguna opsel terhadap layanan prabayar, seperti telepon seluler prabayar dan tagihan utilitas prabayar.

Lebih lanjut diungkap 93 persen orang Indonesia yang disurvei telah menggunakan beberapa aspek pasar prabayar, dengan persentase tertinggi di antara tujuh negara yang disurvei.

Lewat laporan tersebut, terungkap jika orang Indonesia paling memiliki rasa tanggung jawab dalam membantu teman dan keluarganya dibandingkan dengan negara lain. Survei tersebut juga menunjukkan bahwa responden Indonesia dinilai memperhatikan perencanaan finansial dan optimis dengan kehidupan perekonomiannya.

"Penelitian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan ekonomi prabayar karena pilihan, bukan karena kebutuhan, dan pasar prabayar memikat banyak orang dari semua tingkat pendapatan mereka," ujar Mark Roden, Founder & Chief Executive Ding melalui keterangan tertulis, Rabu (2/6).

Lebih lanjut ia menuturkan, opsel dengan layanan prabayar dinilai memberikan fleksibilitas, transparansi yang lebih baik, serta kontrol keuangan yang lebih baik.

Di samping itu menilai Mark menilai ketidakpastian terkait aturan serta tantangan yang dihadapi pasca Covid-19 ke depannya, pulsa seluler dan konektivitas digital akan menjadi bagian penting dan dibutuhkan.

Menurut Global System for Mobile Communications Association (GSMA), dari total 350 juta pasar telepon seluler di Indonesia, 97 persen atau sekitar 340 juta koneksi seluler dibayar di muka.

Selain itu, kata dia, terdapat kebutuhan yang tinggi dari masyarakat Indonesia untuk memiliki pulsa telepon agar terhubung dengan keluarganya di seluruh dunia. Berikut ini beberapa temuan utama dalam laporan dari responden di Indonesia:


93 persen responden berpartisipasi satu aspek pasar prabayar

Lebih lanjut dijelaskan popularitas layanan prabayar mengungguli layanan seluler, lebih dari setengah responden menyatakan bahwa mereka menggunakan produk prabayar lainnya.

Produk itu disebut seperti tagihan utilitas prabayar, kartu hadiah, atau kartu debit prabayar.

WhatsApp platform populer untuk terkoneksi

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK