Fakta Varian Corona Lokal Seperti Terdeteksi di Jambi

eks, CNN Indonesia | Senin, 02/08/2021 11:59 WIB
Berikut sejumlah fakta empat varian virus corona lokal yang masuk dalam pantauan WHO, seperti terdeteksi di Jambi. Ilustrasi. Berikut sejumlah fakta empat varian virus corona lokal yang masuk dalam pantauan WHO, seperti terdeteksi di Jambi.(Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lembaga Biologi Molekuler Eijkman memastikan dua kasus Covid-19 yang dilaporkan terjadi di Provinsi Jambi merupakan varian virus corona lokal dan bukan merupakan varian Delta Plus.

Kepala Eijkman Prof Amin Subandrio menyebut varian lokal yang terdeteksi di Jambi merupakan varian lokal B.1466.2. Varian lokal ini pertama kali terdeteksi di Bekasi.

Hal ini diutarakan mengoreksi pernyataan sebelumnya ketika lembaga ini melaporkan terdapat dua varian Delta Plus yang terkonfirmasi di Jambi serta satu kasus yang sama di Mamuju.


"Ternyata yang di Jambi itu harus dikoreksi, masuknya bukan ke Delta Plus, tapi kelompoknya varian lokal Indonesia B.1466.2," kata Kepala Eijkman Prof Amin Subandrio seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Minggu (1/8).

Namun, menurut Amin varian yang terdeteksi diMamuju memang merupakan varian Delta Plus. 

Amin mengatakan varian Delta Plus adalah turunan dari varian Delta yang mengalami satu tambahan mutasi di mana asam amino leusin pada bagian protein diganti dengan Asparagin (N).

Menurut Amin, berdasarkan pengamatan terhadap kasus-kasus yang ada di Tanah Air belum memiliki data secara ilmiah bisa bisa menyebabkan gejala lebih berat.

"Kita lihat yang terinfeksi varian Delta tidak semuanya berat dan pasien berat saat ini tidak semuanya Delta. Jadi hubungan Delta dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas untuk di Indonesia itu belum ada dukungan bukti yang kuat," ujarnya.

Empat varian corona lokal seperti terdeteksi di Jambi

Selain di Jambi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi sempat menjelaskan bahwa varian B.1466.2 seperti terdeteksi di Jambi juga sudah menyebar ke berbagai provinsi lain.

Secara keseluruhan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sempat mengungkap empat jenis varian baru virus corona (Covid-19) asal Indonesia yakni B.1466.2, B.1.470, B.1.1.398, dan B.1.459.

- Varian B.1.466.2 pertama kali ditemukan di Bekasi pada 12 November 2020.

- Varian B.1.470 ditemukan di Surabaya 9 April 2020,

- B.1.1.398 di Jakarta pada 5 Juni 2020, dan

- B.1.459 di Nusa Tenggara Barat pada 1 Juni 2020.

Nadia menyatakan keempat varian ini tidak berbahaya.

Berdasarkan data per 30 Juli 2021, varian B14662 ada 794 kasus. Kemudian B1470 ada 460 kasus, B11398 ada 173 kasus dan B1459 sebanyak 136 kasus. Semuanya tersebar di berbagai daerah. Akan tetapi, Nadia belum mau merinci peta sebaran kasus varian baru asal Indonesia tersebut.

Varian Lokal Seperti Ditemukan di Jambi Sempat Masif Menular di RI

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK