Ahli Teliti Islandia, Puncak dari Benua yang Diduga Tenggelam

CNN Indonesia
Selasa, 03 Aug 2021 01:13 WIB
Tim peneliti geofisika dan ahli geologi internasional melakukan penemuan terbaru mengenai benua yang membentuk Islandia Raya. Ilustrasi Islandia. (via REUTERS/ALES MUCHA/VISIT HUSAVIK)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim peneliti geofisika dan ahli geologi internasional melakukan penemuan terbaru mengenai benua lain yang disebut berada di wilayah yang kini membentuk Islandia Raya.

Para peneliti menyebut Islandia merupakan sisa terakhir dari benua yang memiliki luas wilayah sebesar Texas, Amerika Serikat. Islandia disebut benua yang tenggelam di bawah Samudera Atlantik utara sekitar 10 juta tahun lalu.

Walaupun itu bertentangan dengan gagasan lama tentang pembentukan Islandia dan Atlantik Utara, peneliti berdalih teori tersebut menjelaskan fitur geologi dasar laut dan mengungkap kerak bumi di bawah Islandia jauh lebih tebal dari yang semestinya.


Jika studi geologi itu benar, gagasan baru tersebut akan berimplikasi pada kepemilikan sumber daya di bawah dasar laut berdasarkan hukum internasional.

"Wilayah yang memiliki materi kontinental di bawahnya, membentang dari Greenland hingga Skandinavia," kata Gillian Foulger seperti dikutip Science Alert.

Berdasarkan studi Gillian yang merupakan penulis utama 'Icelandia' memprediksi bahwa Islandia telah membentang antara Greenland dan Skandinavia sekitar 10 juta tahun lalu.

Sementara wilayah lain yang sekarang terendam berada di sebelah barat Inggris dan Irlandia, yang membentuk bagian dari Islandia Raya.

Gillian menjelaskan bahwa wilayah Atlantik Utara dulunya merupakan daratan kering yang membentuk superbenua Pangea dari sekitar 335 juta hingga 175 juta tahun yang lalu.

Para ahli geologi telah lama memikirkan bahwa cekungan Samudera Atlantik Utara yang terbentuk saat Pangea mulai pecah, 200 juta tahun yang lalu. Islandia terbentuk sekitar 60 juta tahun lalu di atas gumpalan vulkanik di dekat pusat lautan.

Tetapi Foulger dan rekan penulisnya menyarankan teori yang berbeda bahwa lautan mulai terbentuk kira-kira di selatan dan utara, tidak di barat dan timur saat Islandia terpecah dengan Pangea.

Sebaliknya para ahli geologi menulis, daerah di barat dan timur tetap terhubung dengan apa yang sekarang disebut Greenland dan Skandinavia.

Menurut teori baru Pangea tidak terbelah dengan utuh, dan benua Islandia yang hilang tetap menjadi jalur tanah kering yang tidak terputus, setidaknya 300 kilometer yang berada di atas gelombang sampai sekitar 10 juta tahun lalu.

"Akhirnya, ujung timur dan barat Islandia juga tenggelam, dan hanya Islandia yang tersisa," kata Gillian.

Dikutip Live Science, Gillian dan rekan-rekannya memperkirakan bahwa Islandia pernah membentang seluas lebih dari 600 ribu kilometer persegi, terdiri dari lahan kering antara Greenland dan Skandinavia.

Mereka menyarankan bahwa ada juga wilayah yang berdekatan dengan ukuran yang sama, membentuk "Islandia Raya", di sebelah barat yang sekarang disebut Inggris dan Irlandia. Tetapi wilayah itu juga telah tenggelam di bawah gelombang.

(tim/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER