Spesifikasi Vikrant, Kapal Induk Pertama Buatan India

CNN Indonesia | Kamis, 05/08/2021 23:01 WIB
Kapal induk yang diklaim pertama buatan India bernama INS Vikrant memiliki hampir 75 persen komponen produksi lokal. Ilustrasi kapal induk. (AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapal induk bernama INS Vikrant milik India dilaporkan memulai uji coba operasi, Rabu (4/8) waktu setempat. Alutsista ini disebut memiliki sederet spesifikasi yang dapat menampung kendaraan taktis tempur.

Kapal induk pertama buatan India itu berbobot 40 ribu ton, mulai dioperasikan pada Agustus 2022. Angkatan Laut India mengatakan dengan adanya kapal induk tersebut membuat negaranya termasuk dalam negara terpilih yang memiliki 'kemampuan khusus' merancang, membangun, dan mengintegrasikan kapal induk mutakhir.

Kapal induk (IAC) Vikrant dirancang oleh Direktorat Desain Angkatan Laut (DND) Angkatan Laut India, dan dibangun oleh perakitan lokal di Cochin Shipyard Limited (CSL).


Pembangunan kapal ini memakan biaya sekitar Rs23 ribu crore atau senilai Rp44,5 miliar (kurs Rp139) dan akan beroperasi penuh setelah uji coba penerbangan jet tempur supersonik MiG-29K, helikopter multi-peran MH-60R, dan helikopter ringan canggih (ALH) selesai diproduksi sekitar pertengahan 2023.

Angkatan Laut India mengatakan Vikrant memiliki panjang 262 meter, dengan lebar maksimum 62 meter, dan tinggi 59 meter. Terdapat 14 dek dan dirancang untuk menampung sekitar 1.700 kru.

Kapal itu juga dilengkapi lebih dari 2.300 kompartemen, termasuk kabin untuk menampung petugas wanita.

Vikrant memiliki kecepatan tertinggi sekitar 28 knot (sekitar 52 kilometer per jam) dan kecepatan jelajah 18 knot (sekitar 33,37 kilometer per jam) dengan jarak tempuh sekitar 13.900 kilometer.

Kapal induk ini dapat menampung sekitar 24 jet tempur MiG-29K buatan Rusia - jet tempur yang sama sudah dikerahkan di INS Vikramaditya.

Rencana pengoperasian kapal induk itu tahun depan akan menjadi sebuah penghormatan, dalam rangka 75 tahun kemerdekaan India.

Dikutip NDTV, komponen dalam kapal itu hampir 75 persen dibuat di dalam negeri, mulai dari desain, spesifikasi, kontruksi, senjata utama sensor, hingga baja yang digunakan.

Nama INS Vikrant diambil dari kapal induk pertama India, yang diakuisisi dari Inggris pada 1961. Kapal itu akhirnya dinonaktifkan operasionalnya pada 1997, mamun INS Vikrant pertama berperan penuh selama perang Indo-Pakistan pada 1971.

India saat ini hanya memiliki satu kapal induk, INS Vikramaditya seberat 44.500 ton dari Rusia seharga US$2,33 miliar atau senilai Rp32 triliun (kurs Rp14.342) yang dibeli pada November 2013, menurut laporan Times of India.

Sementara itu, China dengan tekun meningkatkan kehadiran angkatan lautnya di Kawasan Samudra Hindia. Pihaknya juga dilaporkan tengah mempercepat pembangunan kapal induknya. Kini China sudah memiliki dua kapal induk yaitu Liaoning dan Shandong, namun dilaporkan tengah membangun dua kapal induk lain.

(can/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK