Usai Resmi Cerai, Bill Gates Sesali Kedekatan dengan Epstein

CNN Indonesia | Jumat, 06/08/2021 23:17 WIB
Bill Gates mengatakan kesalahan besar pernah menghabiskan waktu dengan Jeffrey Epstein, predator seksual anak, yang dirumorkan memicu perceraiannya. Bill Gates dan Melinda French Gates telah resmi bercerai. (Getty Images via AFP/JOHN LAMPARSKI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pendiri raksasa teknologi Microsoft Bill Gates mengaku menyesal karena pernah berhubungan dengan Jeffrey Epstein, seorang manajer keuangan asal Amerika Serikat yang pernah terjerat kasus eksploitasi seksual anak-anak.

"Sebuah kesalahan besar menghabiskan waktu bersamanya, untuk memberinya kepercayaan untuk berada di sana," kata Gates saat diwawancara CNN, beberapa hari setelah resmi bercerai dengan Melinda French Gates.

Gates mengatakan bahwa pertemuanya dengan Epstein bertujuan untuk menghimpun lebih banyak uang yang nantinya digunakan untuk menangani kesehatan global. Gates bersama Melinda memiliki lembaga filantropi Bill & Melinda Gates Foundation yang bergerak di bidang itu.


"Saya beberapa kali makan malam dengannya, berharap apa yang dia katakan tentang mendapatkan miliaran filantropi untuk kesehatan global lewat kontak yang dia miliki mungkin muncul," ujarnya.

"Sepertinya itu bukan hal yang nyata, hubungan itu berakhir," sambung dia.

Beberapa laporan menyebut bahwa kedekatan antara Gates-Epstein merupakan dalang perceraiannya dengan Melinda. Keputusan resmi cerai keduanya diketahui resmi dirilis oleh pengadilan pada awal pekan ini.

Epstein sebelumnya didakwa dalam kasus perdagangan seks dan pelecehan seksual terhadap puluhan gadis di bawah umur pada Juli 2019 di Florida dan New York. Pada 2006, ia juga sempat berurusan dengan hukum akibat kasus sama dan dihukum 13 bulan penjara pada 2008.

Namun demikian, Gates enggan berkomentar bahwa hubungannya dengan Epstein berkontribusi terhadap masalah rumah tangganya.

"Ini saatnya berefleksi, dan pada titik ini saya harus maju," kata Gates, "Dalam keluarga, kami akan memulihkan yang terbaik yang kami bisa".

Ia pun berharap Melinda tetap menjadi bagian dari yayasan amal mereka, Bill & Melinda Gates Foundation.

"Itu pasti akan menjadi hal terbaik untuk yayasan," kata Gates. "Melinda memiliki kekuatan luar biasa yang dia bawa yang membantu yayasan menjadi lebih baik," lanjutnya.

Selain dikenal sebagai miliarder, yang kemudian dibantah oleh Forbes, Epstein diketahui dekat sejumlah tokoh politik dunia. Ia disebut berkawan dengan dengan mantan Presiden AS Bill Clinton, mantan Presiden AS Donald Trump, hingga Pangeran Andrew dari Kerajaan Inggris.

Koneksi Epstein yang luas ini yang sempat memunculkan spekulasi kasus ini akan membongkar lebih banyak pelaku jaringan pedofilia kelas atas.

Sebelum jaringannya terungkap, Jeffrey Epstein ditemukan tewas bunuh diri di dalam sel tahanannya, di Metropolitan Correctional Center (MCC), Manhattan, Sabtu (10/8/2019).

Dikutip dari Al Jazeera, otoritas medis Kota New York mengungkap penyebab kematian Epstein ialah bunuh diri dengan cara menggantung diri.

Jaksa Agung Amerika Serikat William Barr saat itu menyebut ada "penyimpangan serius" di penjara federal tempat Epstein tewas dan berjanji melanjutkan penyelidikan kasus eksploitasi anak tersebut.

(can/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK