Peneliti Racik Obat HIV Buat Pasien Corona

CNN Indonesia | Kamis, 16/09/2021 23:58 WIB
Tim peneliti perusahaan farmasi Code Pharma meracik obat terapi pengidap HIV buat diaplikasikan kepada pengidap Covid-19. Ilustrasi virus corona. (iStockphoto/Naeblys)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim peneliti dari perusahaan farmasi Code Pharma meracik obat terapi pengidap human immunodeficiency virus (HIV) buat diaplikasikan kepada pengidap Covid-19.

Mereka mengklaim obat itu bisa menyembuhkan pasien Covid-19 hanya dalam beberapa hari saja.

Code Pharma merupakan sebuah perusahaan farmasi yang bermarkas di Belanda menyelesaikan uji klinis pertama obat bernama Codivir, buat terapi untuk pasien virus corona.


Perusahaan itu memiliki kantor penelitian dan pengembangan di Israel. Pada Senin (13/9) lalu mereka mengajukan izin kepada Komite Helsinki untuk berpindah ke Pusat Kesehatan Barzilai buat melakukan uji klinis fase kedua.

Seperti dilansir Jerusalem Post, uji klinis fase satu melibatkan sebanyak dua belas pasien dari rentang umur 18 hingga 60 tahun dengan gejala Covid-19 ringan hingga sedang.

Tujuh relawan dalam uji klinis pertama kemudian dites secara berurutan dengan metode PCR setiap dua hari sejak mereka menerima terapi menggunakan obat itu. Obat itu diberikan dengan metode suntik.

Pasien mendapatkan dua suntikan per hari dalam jangka waktu 10 hari.

Direktur dari Divisi Penyakit Menular di Pusat Kesehatan Barzilai, Prof. Shlomo Maayan, yang juga berperan sebagai konsultan Code Pharma mengatakan dari hasil penelitian fase satu menunjukkan Codivir aman diberikan pada manusia. Dia mengatakan obat itu secara signifikan menekan penyebaran virus Covid-19 dengan efek paling awal dalam tiga hari sejak diberikan.

Pasien-pasien yang menerima terapi dilaporkan pulih dengan cepat setelah mendapat terapi ini dan tidak menunjukkan efek samping yang sering ditemui pasca terinfeksi virus Covid-19.

"Data preklinis, dan hasil dari uji klinis mendukung keamanan dari penggunaan Codivir pada manusia dan menunjukkan efek yang signifikan sebagai anti-covid," ucap Dr Yotam Kolben dan Dr. Asa Kesler dari Departemen Kesehatan Pusat Kesehatan Hadassah yang merupakan penulis utama pada makalah penelitian ini.

Peneliti Racik Obat HIV Buat Obati Corona

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK