7 Kejadian Aneh Hewan Dunia: Kodok Meledak-Burung Mati Massal

CNN Indonesia
Rabu, 22 Sep 2021 06:23 WIB
Kejadian aneh seputar hewan kerap terjadi di dunia, mulai dari kodok meledak hingga hujan burung dari langit seperti terjadi baru-baru ini di Indonesia. Ilustrasi. Kejadian aneh seputar hewan kerap terjadi di dunia, mulai dari kodok meledak hingga hujan burung dari langit seperti terjadi baru-baru ini di Indonesia.(Ribeiro LF, Bornschein MR, Belmonte-Lopes R, Firkowski CR, Morato SAA, Pie MR./via Peerj.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa fenomena aneh dari hewan kerap terjadi di berbagai belahan dunia, mulai dari ikan terdampar hingga yang terbaru ratusan burung jatuh dari langit di Cirebon.

Sederet fenomena aneh dari hewan itu disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya perubahan iklim. Meski demikian fenomena tersebut tak hanya dikarenakan perubahan iklim, namun juga mekanisme pertahanan diri hewan tersebut.

Berikut beberapa fenomena 'aneh' tentang hewan yang dirangkum oleh CNNIndonesia.com:


1. Hujan Katak

Pada tahun 2005 terjadi fenomena hujan katak di sebuah kota di bagian barat laut Serbia. Dilansir dari Smithsonianmag, ribuan katak yang jatuh dari langit itu bukan merupakan spesies katak yang biasa ada di kawasan tersebut.

Peneliti menyatakan katak-katak tersebut kemungkinan terbawa oleh angin puting beliung atau tornado yang terjadi di sekitar habitat hidup mereka, lalu membawa mereka ke dalam awan hujan.

2. Ratusan burung jatuh dari langit

Fenomena ratusan burung mati mendadak terjadi di Indonesia, tepatnya di kota Cirebon pada Selasa (14/9).

Di belahan negara lain pun kejadian serupa pernah terjadi, seperti pada September tahun lalu di kawasan Amerika bagian selatan kejadian raturan burung jatuh dari langit terjadi di beberapa wilayah.

Peneliti memperkirakan kejadian ini sebagai dampak perubahan iklim dan rusaknya habitat hidup burung tersebut.

Seperti pada kasus di Amerika, kebakaran hutan yang terjadi di beberapa negara bagian di wilayah barat Amerika mengubah jalur migrasi para burung tersebut. Jalur migrasi yang mulanya berada di kawasan pesisir yang kaya akan makanan berubah menjadi kawasan gurun Chihuahua yang minim sumber air dan makanan, sehingga membuat burung-burung tersebut kelaparan di sepanjang jalur migrasinya.

Hal tersebut disimpulkan dari penemuan bangkai-bangkai burung yang sangat kurus hingga hanya tulang dan bulu.

3. Ribuan kodok meledak di Jerman

Kodok seringkali memompa tubuhnya untuk menjadi lebih besar dari predator, namun itu tidak lantas membuatnya meledak.

Pada April 2005 di Hamburg, Jerman ribuan kodok meledak pada periode beberapa hari, bahkan hingga bagian-bagian tubuhnya berceceran

Dilansir dari Mentalfloss, Dr. Franz Mutchsmann, seorang dokter hewan dari Berlin mencoba memberikan hipotesis mengenai fenomena kodok yang tiba-tiba meledak ini. 

Mutchsmann mengaitkan fenomena ini dengan kawanan gagak yang akhir-akhir ini tersebar di beberapa bagian kota Hamburg. Mutchsmann mengatakan gagak-gagak tersebut mulai menjadikan kodok sebagai mangsanya. Gagak memburu kodok dengan menukik dari langit dan mengambil hati kodok sebelum kodok tersebut sadar apa yang terjadi.

Kodok melakukan mekanisme pertahanan diri dengan mengembangkan tubuhnya, namun dengan adanya lubang di tubuhnya menjadikan tekanan berlebih pada mekanisme pertahanan yang akhirnya membuat kodok meledak berkeping-keping.

Ayam Tanpa Kepala hingga Katak Birahi Coba Kawini Ular

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER