Telkom Akan Beri Ganti Rugi ke Pelanggan IndiHome

CNN Indonesia
Kamis, 23 Sep 2021 16:46 WIB
Telkom memberikan kompensasi kepada pelanggan IndiHome akibat gangguan internet imbas putus kabel laut JaSuKa. Telkom memberikan kompensasi kepada pelanggan IndiHome akibat gangguan internet imbas putus kabel laut JaSuKa. (CNN Indonesia/ Aditya Panji)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan pelat merah, Telkom Group, mengklaim akan melakukan ganti rugi kepada konsumen IndiHome imbas layanan internet yang terganggu sejak Minggu (19/9).

Vice President Marketing Management Telkom Edie Kurniawan menjelaskan ketentuan kompensasi mengacu pada kontrak pihak Indihome dengan pelanggan.

Edie menjelaskan kompensasi itu berbentuk pengunduran masa pembayaran dari tiap pelanggan, sampai 25 September 2021. Selain itu ada juga pemutihan denda keterlambatan pembayaran layanan internet.


"Yang secara automotis berlaku adalah pengunduran masa pembayaran sampai tanggal 25 September 2021 dan peniadaan denda keterlambatan pembayaran," ujar Edie Kurniawan kepada CNNIndonesia.com lewat pesan teks, Kamis (23/9) siang.

Untuk mengetahui kompensasi yang diberikan, Edie mengatakan pelanggan dapat datang langsung ke pusat pelayanan Telkom terdekat.

"Untuk Ketentuan Kompensasi mengacu pada Kontrak berlangganan dan dapat datang di Plasa Telkom terdekat," jelasnya.

Sebelumnya, warganet banyak yang mengeluhkan koneksi internet IndiHome yang masih bermasalah di hari kelima usai kabel putus JaSuKa. Mereka pun menuntut kompensasi dari Telkom.


Imbas perbaikan laut sebulan  

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa perbaikan instalasi kabel bawah laut Jasuka (Jawa, Sumatera, Kalimantan) dinilai tak ada kaitannya dengan pemulihan layanan internet. Sebab, Telkom memiliki jalur jaringan cadangan (Back up link) baik di Batam, maupun di Manado.

"Sehingga, dengan routing network (pengalihan rute jaringan) dapat kembali normal," ujarnya.

Edie menjelaskan dengan adanya pemulihan layanan internet, pihaknya sudah melakukan pengalihan frekuensi dan prioritas layanan untukpengguna melakukan pembelajaran dari rumah (LFH) dan bekerja dari rumah (WFH).

"Pemulihan tanggal 20 [September] pagi sudah dilakukan dengan pengalihan routing dan prioritas layanan untuk LFH dan WFH khususnya agar pelanggan yang sedang Mid Test tetap lancar," pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah pengguna layanan Telkomsel dan Telkom mengaku tak dapat akses layanan internet. Jaringan internet dilaporkan putus sejak Minggu (19/9) sore. Gangguan tersebut disebabkan oleh kerusakan atau putusnya kabel laut JaSuKa.

Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono, mengatakan bahwa proses perbaikan perbaikan kabel bawah laut JaSuKa akan memakan waktu selama satu bulan.

Menurutnya, waktu sebulan ini diperlukan untuk proses penyambungan kabel laut yang perlu didahului berbagai persiapan.

Perisapan itu di antaranya penyiapan cableship (kapal kabel laut) yang akan dioperasikan menuju titik gangguan. Kapal ini akan melakukan penyambungan, penyiapan peralatan, dan kelengkapan yang diperlukan pengajuan perizinan untuk pengerjaan perbaikan kabel laut yang merupakan sumber gangguan.

Namun hingga kini pihak Telkom belum mengungkap apa penyebab putusnya kabel laut bawah laut itu.

(can/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER