Jejak Karier dan Lika-liku Eks CEO Twitter Jack Dorsey

can | CNN Indonesia
Selasa, 30 Nov 2021 10:40 WIB
Jack Dorsey umumkan mengundurkan diri CEO Twitter pers Senin (29/11) waktu AS. Sebagai gantinya, ia telah menunjuk Parag Agrawal menjadi CEO. Jack Dorsey umumkan mengundurkan diri CEO Twitter pers Senin (29/11) waktu AS. Sebagai gantinya, ia telah menunjuk Parag Agrawal menjadi CEO. (Foto: AFP/JIM WATSON)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pendiri Twitter, Jack Dorsey mengundurkan diri dari posisi CEO pada Senin (29/11) waktu Amerika Serikat (AS). Terdapat sederet fakta dari Pria berusia 46 tahun yang memegang takhta CEO sejak 6 tahun silam tersebut.

Dorsey merupakan salah satu sosok populer jebolan Silicon Valley. Seperti Mark Zuckerberg, Steve Jobs hingga Bill Gates, Dorsey juga menyandang gelar tak lulus kuliah dari salah satu universitas di negara bagian asalnya, Missouri, AS.

Dia membangun Twitter dari 2007 hingga 2008, kemudian menunjuk DickCostolo sebagaiCEO, sebelum akhirnya mengundurkan diri pada Juni 2015.


Di bawah pimpinan Dorsey, Twitter melaporkan keuntungan selama tiga bulan terakhir pada 2017, kemudian berada di zona hijau penjualan selama dua tahun sebelum akhirnya tergelincir kembali ke zona merah pada 2020.

Twitter pada Maret 2020 membuat kesepakatan dengan investor utama untuk mengakhiri upaya menggulingkan CEO, dan menciptakan komite baru di dewan direksi untuk mengawasi kepemimpinan perusahaan.

Dorsey mendapat tekanan pada tahun 2020 dari Elliott Management di tengah kekhawatiran dia terlalu sibuk karena menjalankan Twitter dan Square.

Selama masa kepresidenan Trump yang berakhir pada Januari 2021, Twitter secara umum dilihat sebagai media sosial yang digunakan untuk menyebarkan perpecahan politik di AS.

Dorsey mengambil keputusan kontroversial untuk secara permanen 'mendepak' Trump dari Twitter, di mana mantan presiden itu telah mengumpulkan 88,7 juta pengikut, menurut laporan AFP.

Ia membuat keputusan menangguhkan Twitter Trump beberapa hari setelah Trump menghasut gerombolan pendukung yang menyerbu US Capitol yang berusaha mencegah Joe Biden sebagai pemenang pemilu 2020.

Dorsey juga menorehkan jejak kontroversi lain, di antaranya menghapus unggahan Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari Juni lalu.

Twitter mengatakan unggahan Presiden Muhammadu Buhari tentang ancaman hukuman bagi kelompok tertentu telah melanggar kebijakan Twitter.

Simak kontroversi Jack Dorsey lainnya di halaman berikutnya..

Sempat 'Panas' dengan Facebook

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER