Bos Twitter Berencana Bikin Dompet Fisik Bitcoin

CNN Indonesia | Selasa, 08/06/2021 12:59 WIB
Bos Twitter Jack Dorsey berencana untuk membuat dompet fisik berupa perangkat keras untuk menyimpan Bitcoin. Ilustrasi. Bos Twitter Jack Dorsey berencana untuk membuat dompet fisik berupa perangkat keras untuk menyimpan Bitcoin. (REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia --

CEO Twitter Jack Dorsey menyatakan bahwa startup pembayaran keuangannya, Square, berencana untuk membuat dompet Bitcoin berbentuk fisik.

Dengan dompet fisik berupa perangkat keras ini disebut Dorsey bakal membuat penyimpanan Bitcoin lebih aman.

Pasalnya, dompet perangkat keras itu nantinya dapat digunakan untuk menyimpan uang digital secara offline.


Cara penyimpanan yang dilakukan tanpa tersambung dengan internet ini dinilai lebih aman lantaran lebih kecil kemungkinan diretas. Sebab, beberapa kali sudah terjadi pencurian bitcoin besar-besaran lewat peretasan dari penyedia layanan dompet virtual di berbagai negara.

Keuntungan lain, pengguna memiliki sendiri kunci untuk mengakses dana yang tersimpan di dompet fisik ini.

Meski bisa menyimpan Bitcoin secara offline, dompet ini tetap bisa digunakan untuk transaksi online jika disinkronisasi dengan aplikasi khusus.

Melansir Gadgets 360, saat ini pilihan alat penyimpan cryptocurrency sebagian besar berupa 'dompet 'virtual' yang tersimpan di internet.

Dengan cara ini, pengguna tidak memiliki dompet tersebut. Tapi mempercayakan dompet untuk menyimpan uang kripto kepada pihak ketiga. Pengguna juga mesti menyematkan password atau kata kunci untuk mengakses dompet kripto virtual mereka itu.

"Square sedang mempertimbangkan untuk membuat dompet perangkat keras untuk Bitcoin," kata Dorsey dalam serangkaian tweet.

"Jika kami melakukannya, kami akan membangunnya sepenuhnya di tempat terbuka, dari perangkat lunak hingga desain perangkat keras, dan bekerja sama dengan komunitas," ujarnya.

Dorsey beralasan dengan dompet fisik ini, pengguna bisa menyimpan Bitcoin mereka sendiri tanpa harus melibatkan pihak luar.

Melansir Market Watch, dengan makin populernya mata uang kripto, sehingga makin menarik orang untuk mencuri uang digital ini. 

Perusahaan penyedia layanan penyimpanan mata uang kripto ini pun makin butuh meningkatkan keamanan untuk melindungi aset itu dari pencurian online.

(jps/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK