Ramai Konglomerat Beli Lahan di Metaverse, Bangun Hotel dan Kota Hijau

tim | CNN Indonesia
Sabtu, 30 Apr 2022 16:16 WIB
Membeli lahan dan properti sepertinya tak cukup di dunia nyata. Para konglomerat kini melirik lahan dan properti di metaverse yang terlihat menjanjikan. Ilustrasi. Membeli lahan dan properti sepertinya tak cukup di dunia nyata. Para konglomerat kini melirik lahan dan properti di metaverse yang terlihat menjanjikan. (Tangkapan Layar Youtube Oculus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Membeli lahan dan properti sepertinya tak cukup di dunia nyata. Para konglomerat kini melirik lahan dan properti di metaverse yang terlihat menjanjikan.

Taipan Singapura Kwek Leng Beng meluncurkan hotel 'M Social Decentraland' di bawah merek perhotelan Millennium Hotels and Resorts. Millennium Hotels and Resorts merupakan merek hotel di bawah City Development milik Kwek.

Hotel berada di Decentraland yakni dunia virtual tempat pemain bisa membangun, membeli dan menjual aset dalam game.


"[Hotel menjadi] tempat bagi semua orang untuk berkumpul dan menemukan alam semesta realitas virtual," kata pihak Millenium Hotels dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Forbes (28/4).]

Hotel akan menyambut pengunjung mulai awal Mei 2022. Pengunjung akan bisa berinteraksi dengan avatar yang memandu mereka di gedung.

Kemudian akan ada kesempatan untuk memenangkan hadiah berupa 'kejutan' di hotel dunia nyata.

Millenium Hotels berkata akan mencari kolaborator di platform metaverse. Bahkan rencananya, mereka akan mengintegrasikan hotel virtualnya dengan jaringan hotelnya di dunia nyata.

"Kami berharap dapat mendefinisikan kembali keramahan melalui M Social Decentraland dengan menciptakan pengalaman daring yang terintegrasi dengan kehidupan di dunia nyata," ujar Kwek.

Sementara itu, keluarga Lo, konglomerat Hong Kong sedang membangun kota hijau di metaverse. Di bawah Regal Hotels Group yang dipimpin Lo Yuk Sui, kota dibangun di Sandbox, platform metaverse yang dimiliki blockchain Hong Kong, Animoca Brands.

Kota bertajuk 'MetaGreen' ini direncanakan jadi kota virtual yang mempromosikan kota ramah lingkungan dan mendorong komunitas yang berkelanjutan.

Di sini akan menampilkan pusat konvensi yang terkait dengan masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola (environment, social, governance/ESG).

Kemudian kota juga memiliki pusat perbelanjaan (kerja sama dengan Hang Seng Bank dan sejumlah merek ritel), galeri seni, pertanian ramah lingkungan dan akademi yang bermitra dengan universitas di Hong Kong untuk promosi kelestarian (sustainability).

"Proyek MetaGreen berusaha untuk menginspirasi, mendidik, dan mengkatalisasi masa depan yang lebih berkelanjutan dengan memobilisasi ekosistem hijau dari mitra yang berpikiran sama yang akan bersama-sama menciptakan jalan menuju nol karbon ini bersama kami," kata Poman Lo, wakil ketua Regal Hotels sekaligus putri Lo Yuk Sui.

MetaGreen akan diluncurkan pada Oktober 2022. Perusahaan memperkirakan kota metropolitan hijau ini akan menarik dua pertiga dari 7,5 juta penduduk Hong Kong.

(els/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER