Zadira, Senjata Laser Baru Rusia Bisa Bakar Musuh Jarak 5 Km

CNN Indonesia
Kamis, 19 Mei 2022 13:51 WIB
Selain bisa menghancurkan drone, senjata laser baru itu kemungkinan bakal memiliki dampak strategis untuk menghalau satelit melacak rudal balistik. Ilustrasi senjata laser Zadira milik Rusia. (Foto: NASA/Timothy Marvel)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rusia kembali menjadi perbincangan dalam hal alutsista. Negara itu disebut memiliki senjata laser baru bernama Zadira yang dapat menghancurkan objek berjarak hingga 5 kilometer.

Senjata laser Zadira disebut telah digunakan di perang Rusia dan Ukraina. Pemerintah Rusia menyebut laser generasi baru digunakan dalam invasi Ukraina untuk membakar drone.

Selain bisa menghancurkan drone, senjata laser baru itu kemungkinan bakal memiliki dampak strategis untuk menghalau satelit melacak rudal balistik.

Menurut Wakil Perdana Menteri Yuri Borisov. sistem laser Zadira dapat menyerang dan menghancurkan target yang berjarak hingga lima kilometer.

"[Sistem senjata laser] sudah mulai berdatangan [untuk tentara]. Jenis pertama sudah digunakan [dalam operasi militer khusus Rusia]," kata wakil perdana menteri pada Rabu (18/5), seperti dikutip kantor berita Rusia Tass.

Senjata laser baru Zadira disebut lebih canggih dan lebih kuat dari sistem laser sebelumnya yang dimiliki Rusia, Peresvet. Peresvet sendiri diklaim mampu membutakan target satelit yang berjarak hingga 1.500 kilometer.

Sebelumnya, menggunakan laser untuk membutakan satelit hanya menjadi angan dari dunia fiksi ilmiah. Namun Amerika Serikat, China, dan Rusia telah berupaya mengembangkan senjata semacam ini selama bertahun-tahun.

Senjata laser Zadira memiliki fungsi utama untuk menghancurkan target berjarak lima kilometer. Penghancuran dilakukan Zadira lewat serangan panas atau serangan termal.

"Jika Peresvet membutakan, maka senjata laser generasi baru mengarah pada penghancuran fisik target - penghancuran termal, mereka terbakar," kata Borisov, dilansir SCMP.

Lebih lanjut, sistem laser ini diklaim mampu menjatuhkan berbagai jenis drone dengan mudah. Menurut Borisov, metode yang digunakan laser ini akan mengurangi pengguna rudal tipe Pantsyr dan Tor yang cukup menguras biaya.

(lom/mik)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER