Internet Explorer Pensiun Besok Usai Beredar 27 Tahun, Apa Gantinya?

CNN Indonesia
Selasa, 14 Jun 2022 15:45 WIB
Internet Explorer akan dipensiunkan setelah Microsoft menghentikan dukungannya mulai besok, Rabu (15/7). Internet Explorer akan dipensiunkan besok. (Foto: Microsoft via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-3.0))
Jakarta, CNN Indonesia --

Microsoft akan memensiunkan peramban alias browser klasiknya, Internet Explorer (IE), pada beberapa versi Windows mulai Rabu (15/6) besok.

Diketahui, Internet Explorer mulai dirilis pada 24 Agustus 1995 atau 27 tahun yang lalu. Browser bawaan Microsoft ini ditinggalkan pengguna, yang banyak memilih Chrome dan Firefox, karena menganggapnya kurang menarik dari sisi tampilan, tak menyediakan personalisasi, dan lambat pada versi terbaru. 

Dikutip dari Bleeping Computer, Microsoft bakal mematikan internet explorer pada Windows 7 ESU, Windows 8.1, dan semua versi klien Windows 10 LTSC, IoT, dan Server.


Selain itu, Microsoft akan menonaktifkan aplikasi desktop Internet Explorer di seluruh perangkatnya.

Penghentian ini disebut mempengaruhi aplikasi desktop Internet Explorer 11 pada versi Windows 10 tertentu.

Yakni, yang dikirimkan melalui Saluran Semi-Tahunan atau Semi-Annual Channel (SAC) ke sistem yang menjalankan SKU klien Windows 10 (versi 20H2 dan yang lebih baru) dan Windows 10 IoT (versi 20H2 dan yang lebih baru).

Internet Explorer juga dipastikan tidak tersedia di Windows 11. Microsoft menjadikan Microsoft Edge baru berbasis Chromium sebagai browser web default mereka. Sementara, pengguna Internet Explorer akan dialihkan ke Edge saat meluncurkan IE 11.

"Aplikasi desktop Internet Explorer (IE) 11 akan mengakhiri dukungan untuk saluran Windows 10 mulai 15 Juni 2022," kata Microsoft di halaman IE 11.

"Untuk sistem operasi yang didukung Internet Explorer 11 akan terus menerima pembaruan keamanan dan dukungan teknis untuk menghidupkan versi Windows yang diinstal," lanjut Microsoft menjelaskan.

Aplikasi dan layanan Microsoft lainnya juga telah mengakhiri pemakaian IE 11 selama beberapa tahun terakhir. Sebut saja seperti Microsoft Teams Web App, Azure DevOps, Azure Portal Web, Microsoft 365 apps and service, Microsoft Dynamics 365, Microsoft Power Platform, My Suit of Products da Azure Virtual Desktop.

Untuk mengaktifkan mode IE di Edge, pengguna harus mengakses edge://settings/defaultbrowser, lalu aktifkan 'Izinkan situs untuk dimuat ulang di Internet Explorer', dan mulai ulang browser web.

Dalam panduan 'Memulai' ini, pengguna dapat mempelajari lebih lanjut tentang mode IE dan cara pindah ke Microsoft Edge.

Di sisi lain, 'kematian' Internet Explorer dianggap tidak mengejutkan siapapun karena Microsoft telah mendorong pelanggan untuk beralih dari Internet Explorer selama bertahun-tahun.

"Pelanggan didorong untuk pindah ke Microsoft Edge dengan mode IE. Mode IE memungkinkan kompatibilitas mundur dan akan didukung setidaknya hingga 2029," ucap Microsoft.

Pihak perusahaan yang dipimpin miliarder Bill Gates ini juga sudah jauh-jauh hari mengumumkan rencana pensiun Internet Explorer.

"Kami umumkan bahwa masa depan Internet Explorer di Windows 10 adalah Microsoft Edge. Aplikasi Internet Explorer 11 versi desktop akan dipensiunkan dan tak lagi mendapat dukungan pada 15 Juni 2022, untuk beberapa versi Windows 10," kata Sean Lyndersay, manajer program Microsoft Edge, Mei 2021.

Browser tersebut merupakan salah satu peramban web paling populer di dunia. Beberapa keuntungannya adalah kinerja cepat dan keamanannya baik lantaran terintegrasi langsung dengan Windows.

IE terkahir kali dilaporkan masih digemari kalangan pebisnis karena mendukung kerangka kerja tertentu seperti dukungan ActiveX dan VB yang dianggap penting untuk pengoperasian aplikasi simulator e-learning dan program akuntansi berbasis web.

Sebagai alternatifnya, Microsoft Edge mode IE juga mendukung ActiveX versi lawas.

[Gambas:Video CNN]

(ttf/arh)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER