Lenovo Pamer Teknologi AI Bakal Dipakai di Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Sabtu, 17 Jan 2026 04:00 WIB
Lenovo dan FIFA mengumumkan rangkaian teknologi AI yang akan diimplementasikan dalam gelaran Piala Dunia 2026.
Lenovo dan FIFA mengumumkan rangkaian teknologi AI yang akan diimplementasikan dalam gelaran Piala Dunia 2026. (Foto: Dok. Lenovo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lenovo dan FIFA mengumumkan rangkaian teknologi AI yang akan diimplementasikan dalam gelaran Piala Dunia 2026, salah satunya Digital Avatar 3D dalam teknologi perwasitan dan siaran pertandingan.

Pengumuman teknologi AI tersebut dilakukan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Chairman dan CEO Lenovo Yuanqing Yang di atas panggung Sphere di gelaran CES 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teknologi-teknologi Lenovo akan mendukung seluruh operasional turnamen serta menghadirkan pengalaman penggemar yang lebih imersif dan personal, baik bagi mereka yang menonton langsung di stadion, di rumah, maupun melalui perangkat seluler.

Lenovo merupakan Mitra Teknologi Resmi (Official Technology Partner) FIFA World Cup 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Utara tahun ini. Lenovo bertugas menghadirkan solusi teknologi yang akan menyokong perhelatan olahraga tersebut.

Salah satu perbedaan yang paling mencolok pada FIFA World Cup 2026 adalah penggunaan Digital Avatar dalam teknologi perwasitan dan siaran pertandingan.

"Kami bekerja sama dengan FIFA untuk menciptakan generasi baru avatar 3D berbasis AI, sehingga para pemain terbaik dunia dapat direpresentasikan serealistis dan seakurat mungkin. Tidak ada dua pesepak bola yang identik, baik dari segi fisik maupun proporsi tubuhnya. Oleh karena itu, dimensi fisik tepat dari setiap pemain akan diperhitungkan sepenuhnya," kata Art Hu, Chief Information Officer Lenovo & Chief Technology and Delivery Officer, Solutions and Services Group dalam keterangannya, Kamis (15/1).

Lenovo menyebut Digital Avatar akan melibatkan pembuatan avatar 3D dari para pemain yang berlaga di turnamen tersebut menggunakan aset 3D dan teknologi Advanced GenAI.

Inovasi ini disebut akan meningkatkan efisiensi proses pengambilan keputusan oleh para asisten wasit dan ofisial pertandingan FIFA.

Avatar ini akan ditampilkan dalam animasi 3D, khususnya pada tayangan ulang offside, untuk memberikan konteks visual yang lebih jelas bagi para penggemar yang menonton di rumah maupun di stadion, sekaligus mereplikasi dimensi fisik individual dari para pemain yang bertanding di turnamen tersebut.

Integrasi Digital Avatars ke dalam Advanced Semi-Automated Offside Technology sendiri telah berhasil diuji coba pada ajang FIFA Intercontinental Cup di Qatar pada bulan Desember lalu.

Lenovo juga menyediakan infrastruktur dan perangkat keras yang tangguh untuk mendukung FIFA serta penyedia teknologi VAR mereka, Hawk-Eye Innovations, selama turnamen berlangsung. Langkah ini menyusul keberhasilan implementasi serupa pada ajang FIFA Club World Cup 2025.

Lenovo juga menghadirkan Intelligent Command Center yang akan mendukung seluruh area fungsional di FIFA dan menyediakan ringkasan harian mendalam yang dihasilkan oleh AI, memantau seluruh operasional FIFA World Cup 2026 secara real-time, serta membantu petugas untuk mengamati dan jika diperlukan merespons tren yang terjadi di seluruh wilayah penyelenggaraan turnamen.

Menyusul keberhasilan uji coba kamera tubuh wasit (referee body cameras) pada FIFA Club World Cup 2025, FIFA dan Lenovo juga akan membawa teknologi tersebut di FIFA World Cup 2026.

Teknologi ini akan memberikan akses kepada lebih dari enam miliar penonton global untuk melihat sudut pandang wasit secara langsung di lapangan.

(lom/dmi)


[Gambas:Video CNN]