BEI Soroti Pergerakan Anomali Saham Bank Pundi dan Maybank

CNN Indonesia
Kamis, 14 Jul 2016 07:38 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham Bank Pundi (BEKS) dan Bank Maybank Indonesia (BNII) di luar kebiasaan.
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Antara Foto/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pola transaksi saham PT Bank Pundi Indonesia Tbk (BEKS) dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) karena bergerak di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA) dibandingkan periode sebelumnya.

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham BEKS dan BNII yang diluar kebiasaan," kata Kepala Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dalam siaran pers, Rabu (13/7).

Ia mengemukakan, informasi terakhir yang dipublikasikan oleh manajemen BEKS kepada BEI yakni hasil rapat pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan pada 11 Juli 2016 tidak mencapai kuorum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, untuk manajemen BNII menyampaikan bahwa perseroan tidak memiliki informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.

Sehubungan dengan terjadinya UMA pada dua saham itu, Irvan mengatakan, BEI mengharapkan investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, dan mencermati kinerja dan keterbukaan informasinya.

Selain itu, investor diharapkan mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Dan, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," ujar Irvan. Add as a preferred
source on Google