Itu dipastikan usai Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persija tidak mendapatkan izin dari pihak Polda untuk menggunakan Stadion Patriot. Keributan yang terjadi di Stadion Patriot kala Persija menghadapi Perseru Serui, Rabu (13/6), jadi penyebabnya.
Sebelumnya, mobil siaran (Satelite News Gathering/SNG) TVOne selaku pemegang resmi hak siar Liga 1 dirusak oknum The Jakmania kala Persija menghadapi Arema FC di Stadion Patriot. Di laga melawan Perseru, Polda sudah memberikan ultimatum kepada para suporter Persija untuk tidak melakukan aksi-aksi kekacauan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panpel Persija sendiri sebenarnya menjual sebanyak 15 ribu tiket kepada The Jakmania untuk laga melawan Perseru. Sebanyak enam ribu tiket lainnya dijual di area Stadion Patriot, tapi tidak habis terjual.
Lanjut Gede, beberapa polisi mengalami luka bocor di kepalanya akibat kejadian itu. Selain polisi, ada juga beberapa masyarakat umum dan wartawan yang menjadi korban dan langsung dibawa ke rumah sakit di daerah Bekasi untuk dievakuasi.
"Kami sebenarnya sudah mendapatkan izin pertandingan untuk melawan Sriwijaya di Bekasi, tetapi karena ada hal-hal yang merugikan kami kemarin, pihak Polda sepertinya tidak mengizinkan kami bermain di sana (Stadion Patriot)," ungkap Gede.
"Bagi saya tidak bermain tanpa penonton tidak masalah ketimbang harus ke Solo," tegasnya.