Penelitian arkeologi di situs Yomokho, berhasil menemukan arang bekas perapian, sisa makanan berupa cangkang kerang danau dan kerang laut, pecahan gerabah, tengkorak manusia, tulang manusia, manik-manik dan peralatan dari batu.
Penanggalan umur situs Yomokho, dengan analisis karbon C14, diketahui bahwa manusia beraktivitas di situs ini sejak 2.590 tahun yang lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka hidup berburu dan memanfaatkan sumber makanan dari lingkungan sekitar Danau Sentani. Selain itu mereka juga mengenal penguburan dengan bekal kubur gerabah. Mereka percaya ada kehidupan lain setelah seseorang meninggal, maka si mati perlu diberi bekal gerabah.
Terkait dengan kerang laut yang mereka konsumsi, menunjukkan bahwa penghuni situs Yomokho dalam aktivitasnya telah melakukan kontak dengan masyarakat pesisir pantai.