“Itu melanggar batas-batas kewenangan tim ini,” kata Faisal, di Jakarta, Minggu (16/11). “Itu berseberangan dengan fungsi KPK.” Lagi pula, kata Faisal, mafia-mafia minyak dan gas berada di daerah gelap.
Faisal mengatakan, dirinya baru tahu ditunjuk sebagai ketua tim pada Minggu (16/11) pagi. Tapi dia tak menolak dan malah berterima kasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faisal mengatakan tugasnya hanyalah membenahi institusi, begitu pun tidak akan merekomendasikan nama untuk pemangku jabatan di sektor itu, seperti Direktur Jenderal Migas, Kepala SKK Migas, atau jajaran petinggi Pertamina.
Tim baru ini mulai akan efektif bekerja Senin (17/11) esok. Agenda pertamanya adalah menentukan anggota tim serta membicarakan langkah strategis hingga enam bulan ke depan. Mandat tim itu adalah menghasilkan rekomendasi dalam jangka waktu enam bulan ke depan.
Faisal optimistis dapat melaksanakan amanahnya dengan baik mengingat ini menyangkut kepentingan orang banyak.