“Kalau ditanya apakah momentumnya tepat, justru kami memanfaatkan ketika pasar membaik seperti saat ini. Kami tidak menunggu lagi karena ke depan tidak ada yang tahu pasar akan bergerak kemana,” kata Bambang di Jakarta, Jumat (9/1).
Keputusan tersebut menurut Bambang terbukti tepat. Pemerintah berhasil mendapatkan dana masing-masing US$ 2 miliar dengan menerbitkan global bond seri RI0125 dan RI0145 dengan yield 10 tahun sebesar 4,3 persen dan 30 tahun sebesar 5,2 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal ini memastikan, pemerintah tidak akan berhenti mencari pinjaman dari luar negeri untuk mendanai program-program pembangunan yang sudah disusun.
(Baca juga: Lelang Global Bond, Pemerintah Tarik Utang Rp 50,5 Triliun) (gen)