"Belanja modal dapat tambahan dua kali lipat dari Rp 4,9 triliun menjadi Rp 9,8 triliun. Jadi total budget keseluruhan Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral sekitar Rp 15 triliun," ujar Menteri ESDM Sudirman Said dikutip dari laman Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Selasa (13/1).
Dari angka Rp 15 triliun itu, Sudirman bilang, Rp 5 trilun akan digunakan untuk belanja barang dan pegawai, sementara Rp 9,8 triliun lainnya untuk menutupi belanja modal 2015.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya berharap Maret tahun ini seluruh tender sudah selesai dan seluruh pemenang akan diumumkan. Sehingga nanti dipertengahan tahun kita sudah lebih punya achievement dan diujung tahun tidak kejar-kejaran," kata Sudirman.
Sementara untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, dirinya akan meminta kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan Inspektur Jenderal (Irjen) untuk mengumpulkan para calon kontraktor yang akan mengikuti tender. Selain itu, Kementerian ESDM juga akan mengoptimalkan peran dari Unit Pengendali Kinerja (UKP) untuk mengawasi pelaksanaan proyek yang didapat melalui tender.
"Nantinya bersama Irjen dan Sekjen unit ini akan mulai mereview project demi project perencanaanya sampai pada memonitor pelaksanaannya," pungkas Sudirman. (gen)