Head of Research PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan laju rupiah kembali memperlihatkan adanya pembalikan arah menguat sesuai ekspektasi sebelumnya.
Reza menyampaikan agar investor menerima era penurunan rupiah tersebut dan menikmati naiknya dolar AS. Bahkan pergerakan dolar AS yang biasanya melemah pasca rilis hasil pertemuan FOMC The Fed juga tidak terlihat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang, sebelumnya Reza menyatakan untuk menerima pelemahan karena belum ada sentimen yang signifikan untuk mengangkat rupiah. Namun, dengan tercapainya kesepakatan Yunani-Uni Eropa mampu membuat laju Euro membaik dan tentu saja berimbas pada rupiah.
Sebelumnya, kurs tengah rupiah ditransaksikan menguat 0,28 persen terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (10/2). Berdasarkan data BI, kurs tengah rupiah bertengger di level Rp 12.813 per dolar AS, dari kurs tengah sebelumnya Rp 12.849 per dolar AS. (gen)