Total penjualan mobil di Indonesia pada 2014 sebanyak 1,20 juta unit. Pencapaian tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan perolehan 2013 yang mencapai 1,22 juta unit. Hampir semua prinsipal mengalami penurunan penjualan, kecuali Honda yang berhasil meraup pertumbuhan 73,9 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Grup Astra, sebagai pemain otomotif paling dominan di Tanah Air, mengalami penurunan penjualan sebesar 6,17 persen atau sebanyak 40.404 unit pada 2014. Tercatat pada tahun lalu penjualan mobil Grup Astra sebanyak 614.169 unit, sedangkan pada 2013 unit kendaraan yang terjual mencapai 654.573 unit.
Secara persentase, produk Peugeot yang paling anjlok penjualannya, yakni mencapai 75,9 persen. Kemudian disusul oleh UD Trucks yang minus 56 persen, Daihatsu merosot 16 persen, Isuzu minus 10,3 persen, dan Toyota 8 persen.
Di luar Grup Astra, Nissan mengalami penurunan penjualan paling signifikan, yakni sebesar 80,7 persen setelah hanya mencatatkan angka penjualan 33.789 unit.
Mengekor di belakangnya MItsubishi, dengan angka penjualan 141.962, minus sebesar 9,7 persen. Suzuki, yang tengah mengandalkan Ertiga sebagai produk andalannya, mengalami nasib serupa setelah penjualannya turun sebanyak 9.081 unit atau 5,5 persen.
Sementara itu, untuk kendaraan merek lainnya secara kumulatif terjual 104.029 unit atau naik tipis 2,6 persen dibandingkan dengan angka penjualan 2013 yang sebanyak 101.375 unit. (ags/ags)