"Sektor pertanian masih menjadi unggulan ekspor di tengah melemahnya ekspor sektor lainnya,” kata Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (17/3).
Kementerian Perdagangan melaporkan ekspor komoditas pertanian yang naik signifikan antara lain bahan-bahan nabati sebesar 84,1 persen. Menyusul berikutnya ekspor kopi, teh, dan rempah-rempah sebesar 41,9 persen, dan pohon hidup dan bunga potong tumbuh 16 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Harus ada celah-celah bagaiman kita memanfaatkan pelemahan rupiah dan lain sebagainya. Setahu saya ini ada kesempatan buat kita,” ujar Rahmat.
Ekspor migas tercatat minus 24,1 persen dengan hanya mencatatkan nilai US$ 4 miliar. Sementara ekspor komoditas pertambangan turun 14,8 persen menjadi US$ 3,3 miliar dan produk manufaktur negatif 8,6 persen menjadi US$ 17,5 miliar.
(ags)