Bersamaan dengan itu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Migas akan menyerahkan seluruh perizinan tersebut di bawah Pelayanan Terpadu Satu Pintu Badan Koordinasi Penanaman Modal (PTSP BKPM) mulai Mei 2015.
“Untuk berikan pelayanan izin yang cepat dan tepat untuk migas, baik hulu dan hilir serta transportasi. Kami sampaikan dari migas tentang penyederhanaan di Ditjen migas,” ujar I Gusti Nyoman Wiratmadja, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu malam (29/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Penyederhanaan ini untuk permudah investor di hulu dan hilir migas untuk kegiatan usaha. Jadi (mekanisme) ini melayani masyarakat dan investor dan Industri migas lebih baik lagi,” tuturnya.
Selain hulu migas, pengurusan perizinan di sektor ESDM juga diberlakukan untuk bidang Ketenagalistrikan hingga Energi Baru dan Terbarukan.
“Kebijakan ini juga diharapkan mengurangi kontak langsung antara investor dan pemberi izin,” kata Wiratmadja. (gen)