Pasalnya, kata Sudirman, pengguna Pertamax lebih didominasi oleh masyarakat menengah ke atas. Adapun Persentase konsumsi Pertamax setiap bulan hanya mencapai lima persen dari porsi konsumsi BBM masyarakat secara keseluruhan.
Lagipula, kata Sudirman, Pertamax itu urusan badan usaha. "Jadi biarkan mereka bersaing saja," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudirman sendiri mengakui, justru pengguna Pertamax yang merupakan konsumen minoritas, yang kerap mendramatisir kenaikan harga Pertamax sebagai kenaikan harga BBM keseluruhan. Padahal, kebanyakan pengguna Pertamax, kata dia, adalah konsumen berdaya beli tinggi dan punya lebih dari satu kendaraan roda empat.
"Walaupun ada juga sih yang cuma satu mobil. Mereka biasanya rajin ngantri beli Pertamax hanya untuk menghabiskan jatah subsidi," kata Sudirman.