Ke Jepang, Menteri Gobel Bahas Industri Gula dan Shinkansen

Giras Pasopati, CNN Indonesia | Minggu, 09/08/2015 15:48 WIB
Ke Jepang, Menteri Gobel Bahas Industri Gula dan Shinkansen Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menyatakan telah memperoleh komitmen pemerintah Negeri Sakura tersebut untuk berinvestasi di bidang revitalisasi industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) dan industri gula di Indonesia. Selain itu, Gobel juga membahas rencana investasi Jepang terhadap proyek kereta super cepat Jakarta-Bandung.

“Pihak Jepang menyambut baik permintaan Indonesia untuk membantu revitalisasi industri TPT dan industri gula di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (9/8).

Gobel menjelaskan, industri TPT merupakan sektor yang sangat penting sebagai penghasil devisa yang cukup besar dan penyedia lapangan pekerjaan di Indonesia. Ia menjelaskan, revitalisasi tersebut tidak hanya untuk pembaharuan di bidang mesin pertekstilan dan gula, tetapi juga perlu didukung oleh pembiayaan yang murah.


“Kunjungan kerja ke Jepang kali ini, selain untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia-Jepang di masa yang akan datang, juga untuk mempercepat penyelesaian masalah-masalah kerja sama perdagangan yang masih tertunda,” jelasnya.

Selain revitalisasi industri TPT dan gula, dalam kunjungannya pada 4-5 Agustus lalu tersebut Gobel menyatakan isu utama general review Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) bakal dibahas pada pertemuan tingkat pejabat tinggi.

Gobel beserta Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Yoichi Miyazawa juga membahas perkembangan perundingan RCEP, TPP, serta Doha Development Agenda (DDA)-WTO. Gobel menyatakan Indonesia dan Jepang diharapkan dapat memajukan perundingan yang akan dibahas pada Pertemuan Menteri WTO ke-10 di Kenya, Desember 2015.


“Sebagai bentuk komitmen upaya memperkuat kerja sama di sektor pariwisata, delegasi Jepang akan berkunjung ke Indonesia pada November 2015 mendatang. Delegasi tersebut akan dipimpin oleh Ketua Liga Parlemen Indonesia-Jepang, Toshihiro Nikai beserta 1.000 orang yang terdiri dari pengusaha, anggota parlemen, pejabat pemerintah, dan masyarakat,” jelasnya.


Bahas Kereta Super Cepat Jakarta-Bandung

Gobel menjelaskan, pihak Jepang juga menyampaikan penawaran proyek kereta super cepat Jakarta-Bandung. Hal itu terjadi dalam pertemuannya dengan Penasehat Khusus PM Jepang Dr. Hiroto Izumi, Senior Managing Director JBIC Tadashi Maeda, serta Vice President of Japan International Cooperation Agency (JICA) Kiyoshi Kodera,.

“Jepang menyatakan sangat berminat untuk melaksanakan proyek Shinkansen dan telah membuat feasibility study dengan menawarkan pembiayaan murah yang diiringi dengan pengembangan SDM, pengadaan barang sebagian dari Indonesia, serta alih teknologi bagi Indonesia,” kata Gobel.

Ia juga menyatakan telah mengunjungi Japan Transport Engineering Company untuk melihat proses pembuatan Shinkansen. “Pabrik tersebut ternyata mempekerjakan 17 tenaga muda Indonesia untuk membangun Shinkansen seri terbaru (E7). Ini membuktikan bahwa Jepang serius dalam membangun SDM dan alih teknologi,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengungkapkan perusahaan asal Jepang dan China akan mengikuti 'kontes kecantikan' untuk memperebutkan proyek kereta cepat (high speed train) Jakarta-Bandung yang akan dibangun pemerintah.

Sofyan menuturkan, kedua negara tersebut menyatakan sangat berminat untuk mengerjakan proyek ini dan telah melakukan studi yang komprehensif yakni Jepang dengan keberhasilan Shinkansen dan China dengan teknik cepat mereka.

"Mereka keduanya telah melakukan studi, sehingga tinggal keputusan pemerintah siapa yang akan memenangkan. Kesimpulannya kami akan membuat proses beauty contest, sehingga nanti siapa yang terbaik yang akan menang. Pemerintah akan memberi award pada hasil beauty contest ini," ujar Sofyan dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, belum lama ini. (gir/gir)