Ekonomi Memburuk, Empat Menko Segera Berembuk Cari Solusi
CNN Indonesia
Sabtu, 15 Agu 2015 10:10 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) mengungkapkan, empat menteri koordinator (Menko) akan berkumpul pada Selasa (18/8) pukul 13.00 WIB di kantornya guna membahas situasi ekonomi nasional.
Tiga dari empat Menko, termasuk Luhut adalah pejabat baru di Kabinet Kerja, yakni Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menko Maritim Rizal Ramli. Hanya Puan Maharani, Menko Bidang pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang tercatat orang lama.
Menurut Luhut, keadaan ekonomi Indonesia saat ini sedang tidak terlalu bagus. Namun, ia mengaku tidak ingin menyalahkan keadaan ekonomi global yang memang tengah lesu.
Luhut mengingatkan bahwa sejak 2012 hingga kini sebenarnya tren pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat, dari 6,3 persen turun menjadi 4,67 persen.
"Jadi kami berharap akan bisa mulai kuartal III dan IV akan naik. Langkah kami memang sekarang ada masalah, China devaluasi dia punya currency, tapi setelah kami pelajari semua itu dalam konteks dia recovery ekonominya," kata dia.
Apabila perekonomian China membaik, lanjut Luhut, maka hal yang sama akan berimbas ke perekonomian Indonesia. "Tapi sekarang kita harus waspada The Fed akan menaikkan suku bunga lagi. Kalau itu terjadi, apa langkah kita?" ujar dia.
Pria yang masih menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presidena (KSP) itu pun mengaku telah berbicara dengan Darmin dan Rizal mengenai langkah-langkah perbaikan ekonomi yang akan dibuat.
Tiga dari empat Menko, termasuk Luhut adalah pejabat baru di Kabinet Kerja, yakni Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menko Maritim Rizal Ramli. Hanya Puan Maharani, Menko Bidang pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang tercatat orang lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luhut mengingatkan bahwa sejak 2012 hingga kini sebenarnya tren pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat, dari 6,3 persen turun menjadi 4,67 persen.
Apabila perekonomian China membaik, lanjut Luhut, maka hal yang sama akan berimbas ke perekonomian Indonesia. "Tapi sekarang kita harus waspada The Fed akan menaikkan suku bunga lagi. Kalau itu terjadi, apa langkah kita?" ujar dia.
Pria yang masih menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presidena (KSP) itu pun mengaku telah berbicara dengan Darmin dan Rizal mengenai langkah-langkah perbaikan ekonomi yang akan dibuat.