Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan kedua perusahaan akan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) terkait mekanisme kerjasama tersebut.
“Anak perusahaan PLN membangun pembangkit, ada dana dari GE sebagai konsorsium lalu mereka bangun,” ujarnya seusai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Kantornya, Selasa (20/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Sofyan enggan menyebut lebih rinci terkait nilai investasi yang dibutuhkan dalam kerja sama pembangunan pembangkit tersebut.
Mantan bos PT Bank Rakyat Indonesia Tbk itu menargetkan kerjasama pendanaan yang dibuat PLN dengan GE bisa menghasilkan banyak pembangkit listrik skala kecil yang jika di total mampu menghasilkan daya 1.000 MW dalam sembilan bulan. Dengan begitu, PLN dapat mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi nasional. (gen)