Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Bahana Securities, Feb Sumandar mengatakan saat ini perseroan sedang fokus untuk menentukan dasar penentuan harga saham divestasi Freeport. Ia mengakui formulasi dilakukan setelah perusahaan penjamin emisi pelat merah itu mendapat penunjukan dari Menteri BUMN.
“Iya benar, kami ditunjuk (menghitung valuasi saham Freeport). Tapi penentuan (harga saham) belum ada ya, masih dikerjakan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (21/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami mengusulkan, karena kami (Kementerian BUMN) sudah memegang 9,36 persen (saham Freeport), kami usulkan supaya kami bisa mengambil sisa divestasinya sehingga BUMN memiliki 20 persen,” kata Rini kala ditemui di acara pembukaan Trade Expo Indonesia 2015.
Rini mengungkapkan ada dua perusahaan pelat merah yang kemungkinan besar akan mengambil alih sahan Freeport yaitu PT Aneka Tambang Tbk dan PT PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). (ags)