Hal itu diungkapkan Bambang saat melantik 21 pejabat Eselon II DJP di Auditorium Kantor Pusat DJP, Jakarta, Kamis (22/10).
"Karena cukup pengalamannya dalam memimpin, saya harap tidak ada lagi masa penyesuaian. Langsung tancap gas," kata Bambang dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan hanya perlambatan ekonomi dan gejolak esternal. Lihat lebih sebagai belum maksimalnya ekstensifkasi, reinventing policy, proses pemeriksaan dan penagihan dan perbaikan internal pajak. Itu bisa dimaksimalkan di sisa bulan terakhir," katanya.
Sebelumnya Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito mengeluarkan kebijakan mempromosi dan memutasi ribuan anak buahnya melalui Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-8173/PJ/UP.53/2015 dan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-8174/PJ/UP.53/2015 yang diteken pada 1 Oktober 2015.
Dikutip dari salinan Surat Pengumuman DJP Nomor PENG-249/PJ.01/UP.53/2015 yang diterima CNN Indonesia, dijelaskan mutasi jabatan eselon III bersifat terbatas untuk mengisi jabatan eselon III yang kosong sampai September 2015.
Kebijakan ini merupakan dampak dari pembentukan dan perubahan nomenklatur unit kerja pada instansi vertikal DJPmenyusul terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206.2/PMK.01/2014 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Pajak. (gen)