Dari delapan wilayah yang sudah disurvei, perusahaan kontraktor panas bumi asal Turki tersebut sudah melaporkan enam wilayah dan dievaluasi oleh Direktorat Panas Bumi Kementerian ESDM.
Di mana hasil evaluasi Direktorat Panas Bumi menyimpulkan:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Area Tandikat di Sumatera Barat belum dapat ditetapkan menjadi Wilayah Kerja Panas Bumi karena hasil evaluasi memperlihatkan area tersebut belum membentuk sistem panas bumi.
4. Area Talamau di Sumatera Barat belum dapat ditetapkan menjadi Wilayah Kerja Panas Bumi lantaran hasil evaluasi tidak menunjukkan adanya prospek panas bumi.
5. Area Dingin di Bengkulu belum dapat ditetapkan menjadi Wilayah Kerja Panas Bumi karena hasil evaluasi tidak memperlihatkan adanya prospek panas bumi.
6. Area Lawang di Sumatera Selatan dapat diusulkan menjadi Wilayah Kerja Panas Bumi lantaran hasil evaluasi menunjukkan area tersebut adanya indikasi satu sistem panas bumi dengan WKP Kepahiang sehingga diperlukan kajian lebih lanjut.
"Sementara dua wilayah lainnya yakni area Gunung Raung yang dilaksanakan oleh PT Hitay Runcing Energy, dan area Krucil-Tiris yang dilaksanakan oleh PT. Hitay Rawas Energy telah selesai tapi belum dievaluasi. Mereka akan mempresentasikan laporan (hasil survei) akhir minggu depan kepada Tim Direktorat Jenderal EBTKE," ujar Yunus Saefulhak, Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM kepada CNN Indonesia, Kamis (22/10).
Dua Penugasan Baru
Menyusul masih jauhnya ekspetasi penemuan potensi energi panas bumi di delapan wilayah tadi, manajemen Hitay kata Yunus telah kembali mengajukan dua wilayah baru untuk disurvei.
Namun sayangnya, Yunus masih enggan membeberkan lebih lanjut ihwal dua wilayah baru yang akan diteliti oleh manajemen Hitay.
Seperti diketahui, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah tengah menggeber penemuan potensi geothermal untuk dijadikan sumber energi bagi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Indonesia.
Hal ini dilakukan seiring dengan besarnya potensi Geothermal Indonesia yang ditaksir mencapai 28.100 Megawatt (MW).
Sebagai salah satu insentif, Yunus bilang pemerintah sendiri akan memberikan hak right to match dalam tender pemenangan WKP kepada perusahaan seperti halnya Hitay yang sudah lebih dulu menjalankan PSP dalam penemuan potensi energi geothermal. (gen)