Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil menjelaskan pemerintah tengah fokus merevitalisasi industri manufaktur yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu, paket kebijakan ekonomi jilid VI yang sedianya diumumkan kemarin, akan memberikan banyak insentif untuk KEK yang mayoritas dihuni oleh pelaku industri tersebut.
“Kami mendukung kawasan industri supaya berkembang sehingga pemerintah bisa merevitalisasi manufaktur Indonesia, maka di KEK akan diberi banyak insetif. Mulai dari insentif perpajakan, kemudahan imigrasi, kemudahan perpanjangan izin, pembelian properti, impor dan lainnya," ujar Sofyan saat ditemui usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (3/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, lanjut dia, pemerintah juga tengah mengkaji memberikan kebebasan memiliki properti berupa rumah tapak oleh warga negara asing di KEK.
"Nanti dilihat apakah dimungkinkan memiliki rumah tapak misalnya. Itu nanti dibahas lebih lanjut,” kata Edy. (gen)