“Walaupun sampai sekarang kontribusi komoditas masih mencapai 60 persen dari total nilai ekspor, namun saya optimistis tahun depan dampaknya akan berkurang seiring dengan pertumbuhan industri lain seperti manufaktur dan wood based," ujar Ketua Bidang Industri Manufaktur Apindo Johnny Darmawan di kantor Apindo, Jakarta, Senin (14/12).
Oleh karena itu ia yakin, pertumbuhan industri Indonesia bisa naik menjadi 6,2-6,6 persen tahun depan dari proyeksi realisasi pertumbuhan 2015 sebesar 5,2-5,5 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Industri Pariwisata
Hal ini terlihat dari kian meningkatnya sektor pariwisata yang dinilai akan menutup kontribusi sektor komoditas seiring dengan anjloknya harga batubara.
Berangkat dari hal tersebut, pengusaha pengelola jaringan Hotel Sahid ini optimistis sektor pariwisata bisa menggantikan kontribusi industri pertambangan yang tengah lesu.
"Bahkan dengan adanya kebijakan bebas Visa kami optimis jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia bisa mencapai 10 juta orang tahun depan atau tahun-tahun berikutnya," tandas Hariyadi. (gen)