"Apabila 26 pabrik ini terbangun, akan menambah jumlah pabrik pengolahan minyak kelapa sawit yang beroperasi di Kaltim menjadi 87 pabrik," ujar Kepala Dinas Perkebunan Pemerintah Provinsi Kaltim, Etnawati di Samarinda, selasa (22/12).
Etna menuturkan, hingga akhir tahun ini terdapat 61 pabrik pengolahan minyak sawit di Kaltim, dengan total kapasitas produksi mencapai 3.335 ton tandan buah segar (TBS) per jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk jumlah perusahaan, Etna menambahkan, saat ini terdapat 301 perusahaan sawit di Kaltim. Sebanyak 199 perusahaan mengantongi Izin Usaha Perkebunan (IUP) seluas 2,54 juta hektar, sedangkan 124 perusahaan lainnya hanya memiliki Hak Guna Usaha (HGU) seluas 1,05 juta hektar.
"Perkebunan swadaya masyarakat dan plasma yang sudah terbangun mencapai 109.166 hektar, baik yang dikelola secara mandiri di lahan milik warga masyarakat maupun kebun kemitraan masyarakat dengan perusahaan besar swasta atau milik negara," tuturnya. (ags/antara)