"Kami melihat berdasarkan data Rencana Bisnis Bank (RBB) yang disampaikan ke OJK, banyak yang optimis pertumbuhan kredit akan meningkat tahun depan," ujar Muliaman dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (30/12).
Berdasarkan catatan OJK tahun ini, penyaluran kredit perbankan hingga September tumbuh 11,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, sedangkan pertumbuhan DPK melambat menjadi 11,7 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, kata Muliaman, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) tercatat menurun ke level 2,6 persen, kendati secara nominal masih mencatatkan kenaikan.
"Kami melihat masih ada potensi pelonggaran kebijakan di sektor-sektor tertentu terlebih perkembangan keuangan domestik dalam kondisi yang memadai didukung oleh NPL yang terjaga," ujarnya. (ags/gen)