"Namun bentuk intervensi tersebut adalah intervensi positif. Agar mendorong tidak terjadi kompetisi tingkat bunga," ujar Bambang di Jakarta, Kamis (18/2).
Tawaran suku bunga deposito yang tinggi nantinya bisa membuat beban biaya dana perbankan menjadi tinggi. Hal tersebut bermuara kepada sulit turunnya suku bunga umum lainnya, seperti suku bunga kredit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut tercermin dari penumpukan dana menganggur milik Pemda yang terendap di bank. Ia menyebut, hingga Desember 2015 tercatat ada dana milik Pemda yang menumpuk hingga sebesar Rp 99,7 triliun di perbankan.
"Selama ini saya melihat ada behaviour kurang pas. Pemerintah pusat ingin menggagas, kalau mau return tinggi jangan ditaruh di bank, lebih baik investasi. Itu mindset yang mau kita dorong, terutama kita dorong dari pemerintah," ujar Bambang.
"Untuk BUMN akan ditetapkan oleh Kementerian BUMN sendiri. Yang penting praktik seperti ini harus dikurangi," ujarnya. (gir)