Berdasarkan Keterbukaan Informasi, Riscky Aditya Asmoro, Sekretaris Perusahaan Tifa Finance mengatakan, perjanjian pinjaman tersebut ditandatangani kedua belah pihak pada Rabu (20/4).
"Pinjaman ini dijaminkan dengan piutang milik perseroan sebesar 110 persen dari plafon atau jumlah pencairan," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan ini melayani empat segmen pembiayaan, yakni sewa guna usaha, anjak piutang, pembiayaan konsumen dan pembiayaan berbasis syariah. Namun demikian, pembiayaan alat berat masih mendominasi bisnis perseroan.
Sedangkan, untuk pembiayaan logistik, porsinya akan tetap di kisaran 28 persen terhadap total pembiayaan perseroan dari posisi sebelumnya, yaitu 24 persen. (bir/gen)