Kembangkan Bandara Silangit, AP II Bidik 500 ribu Penumpang
Agust Supriadi | CNN Indonesia
Selasa, 26 Apr 2016 14:53 WIB
Tapanuli Utara, CNN Indonesia -- PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II menganggarkan Rp119 miliar untuk membangun Bandara Silangit, Tapanuli Utara.
Budi Karya Sumadi, Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II mengatakan untuk tahap awal pembangunan difokuskan pada sarana dan prasarana gedung bandara. Prosesnya dimulai saat ini dan diperkirakan menghabiskan dana Rp19 miliar.
"Tahap berikutnya yang signifikan, nilainya bisa Rp100 miliar, itu adalah perpanjangan dan pelebaran landasan. Untuk runway ini baru bulan depan," ujarnya usai groundbreaking Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Selasa (26/4).
Menurutnya, panjang landasan pesawat akan ditingkatkan dari saat ini 2400 meter persegi jadi 2600 meter persegi. Sedangkan untuk lebar landasan diperbesar dari saat ini 30 meter persegi menjadi 45 meter persegi.
"Kalau sekarang yang bisa mendarat baru Boeing 737-500, nanti 737-800 bisa mendarat di Silangit," tuturnya.
Untuk pendanaan, kata Budi, AP II telah menganggarkan dana internal untuk mengembangkan Bandara Silangit.
Target Penumpang
Mantan bos PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk berharap dengan pengembangan Bandara Silangit, jumlah penumpang pesawat dari dan menuju Silangit meningkat signifikan.
"Kami tidak mau ambisius, ya mungkin tahun depan bisa jadi 500 ribu penumpang dari sekarang sekitar 24 ribu penumpang per tahun," katanya.
Terkait minat maskapai Singapura untuk masuk Silangit, Budi Karya mengatakan saat ini masih penjajakan dan harus mendapat restu dulu dari Kementerian Perhubungan. (gen)
Budi Karya Sumadi, Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II mengatakan untuk tahap awal pembangunan difokuskan pada sarana dan prasarana gedung bandara. Prosesnya dimulai saat ini dan diperkirakan menghabiskan dana Rp19 miliar.
"Tahap berikutnya yang signifikan, nilainya bisa Rp100 miliar, itu adalah perpanjangan dan pelebaran landasan. Untuk runway ini baru bulan depan," ujarnya usai groundbreaking Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Selasa (26/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sekarang yang bisa mendarat baru Boeing 737-500, nanti 737-800 bisa mendarat di Silangit," tuturnya.
Mantan bos PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk berharap dengan pengembangan Bandara Silangit, jumlah penumpang pesawat dari dan menuju Silangit meningkat signifikan.
"Kami tidak mau ambisius, ya mungkin tahun depan bisa jadi 500 ribu penumpang dari sekarang sekitar 24 ribu penumpang per tahun," katanya.
Terkait minat maskapai Singapura untuk masuk Silangit, Budi Karya mengatakan saat ini masih penjajakan dan harus mendapat restu dulu dari Kementerian Perhubungan. (gen)