"Diharapkan nantinya dana besar itu mampu membantu industri keuangan memiliki cost of fund yang lebih kompetitif. Tidak hanya dari sisi permodalan tapi juga kesempatan untuk menerbitkan surat utang itu bisa dibantu," ujar Direktur Pengawasan Asuransi dan BPJS OJK I Wayan Wijana di Jakarta, Selasa (3/5).
Untuk itu, Wayan meminta lembaga keuangan bisa menerbitkan instrumen investasi yang mampu menarik dana repatriasi yang akan dibawa pulang ke Indonesia oleh para pemohon tax amnesty.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan sektor jasa keuangan yang kuat kita mengharapkan perusahaan multifinance mampu menyalurkan pada sektor-sektor produktif perekonomian," ujarnya.
Wayan menambahkan, dana repatriasi juga akan dimanfaatkan untuk percepatan inklusi keuangan melalui pembiayaan proyek-proyek rintisan (start up) usaha mikro maupun industri kreatif di berbagai daerah melalui konsep agregator maupun modal ventura. (gen)