Fransiskus Xaverius Ridwan Darmali, Presiden Direktur Bumi Serpong Damai (BSD) mengatakan, total kebutuhan investasi proyek tol yang akan digarap anak usahanya itu ditaksir sebesar Rp5,17 triliun. Estimasi itu belum memperhitungkan biaya pembebasan lahan yang sekitar Rp1,75 triliun.
"Jadi sekarang kami dalam proses berikutnya ke bank, dengan bank sudah ada penjajakan. Kami bicara dengan satu bank tapi yakinnya mereka akan sindikasi," ujar Ridwan, Jumat (10/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait pembebasan lahan, Ridwan menuturkan, anak usahanya itu telah merampungkan sekitar 80 persen dari total panjang jalan 30 km yang direncanakan. Untuk tahap pertama, Trans Bumi Sebaraja akan memulai proses konstruksi untuk 10 km pertama. Selebihnya digarap bertahap dan ditargetkan tuntas pada 2018.
Dia optimistis, keberadaan jalan tol Serpong-Balaraja nanti akan meningkatkan harga lahan dan properti di sekitar tol, termasuk di BSD. (ags/gen)