Mentan Operasi Pasar di 4.000 Titik Selama Ramadan

ANTARA, CNN Indonesia | Minggu, 12/06/2016 15:20 WIB
Mentan Operasi Pasar di 4.000 Titik Selama Ramadan Ilustrasi operasi pasar. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan, Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar (OP) secara besar-besaran selama bulan Ramadan di 4.000 titik per hari di seluruh Indonesia. OP ini dilakukan sebagai upaya menstabilkan harga pangan pokok.

"Jadi, ini operasi pasar kita lakukan besar-besaran. Kita buka seluruh titik di Indonesia ada 4.000 setiap hari. Solusi jangka pendek adalah operasi besar-besaran untuk menghadapi Idul Fitri," ujarnya, saat menghadiri kegiatan operasi pasar di Pasar Minggu Jakarta, Minggu (12/6).

Selain Menteri Pertanian, hadir pula Menteri Perindustrian Saleh Husin dalam operasi pasar tersebut. Operasi pasar kali ini ini merupakan tindak lanjut atas rapat koordinasi yang dilakukan Mentan, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, dan Menteri Koperasi dan UKM, serta Direktur Utama Perusahaan Umum Bulog, Jumat (10/6) lalu.


Di sela operasi pasar yang dilakukan, Mentan menjelaskan, persoalan pangan tidak bisa diselesaikan hanya oleh Kementerian Pertanian saja. Tetapi juga kementerian terkait lainnya.

"Kami ini sinergi, egoisme sektoral kami hilangkan. Jadi, ini soal pangan tidak bisa selesai hanya dengan satu kementerian saja. Kementan, Kemenperin, kemendag, kemenkop, ini satu kesatuan yang tidak bisa dipisah," terang Amran.

Hari ini, operasi pasar pertama di gelar di Kantor Direkotrat Jenderal Hortikultura, Kementan, di Pasar Minggu yang dimulai pada pukul 06.00 WIB dengan menjual sejumlah komoditas pangan pokok seperti beras, bawang merah, daging sapi, minyak goreng, cabai merah, dan gula pasir.

Puluhan warga yang berasal dari kelompok ibu-ibu memadati halaman kantor Ditjen Hortikultura untuk mendapatkan kebutuhan pangan pokok yang ditawarkan dengan harga di bawah harga pasaran tersebut.

Kepadatan serupa juga tampak di Pasar Minggu dan Pasar Cipete yang mana puluhan warga telah memadati lokasi dengan hampir menutup sebagian badan jalan.

Dalam operasi pasar tersebut daging sapi dijual seharga Rp75.000 per kilogram (kg), bawang merah Rp25.000/kg, minyak goreng Rp11.000/liter, beras Rp7.500/kg, cabai merah keriting Rp18.000/kg dan paket sembako Rp25.000/paket.

Sementara itu paket sembako terdiri dari beras 2 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram (kg), dan 3 bungkus mie instan. (bir/bir)