Selain dilakukan dalam rangka meringankan tugas Bulog pada saat menyakurkan beberapa komoditas, pemberian tugas baru kepada BUMN tersebut juga dimaksudkan guna menjaga stabilitas harga pangan akibat kendala-kendala yang disebabkan dari masalah distribusi.
"Supply chain itu memang harus mengubah jalur distribusinya, dan kita tadi sudah mulai bicarakan dengan Menteri BUMN apa yang bisa dilakukan, tapi kita belum tuntas mengenai itu," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai rapat koordinasi di kantornya, Selasa (9/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, pemerintah sendiri telah mempercayakan Menteri BUMN Rini Soemarno guna menunjuk perusahaan pelat merah mana yang akan membantu Bulog dalam penyaluran komoditas seperti bawang merah, cabai hingga pada daging ayam dan sayuran yang selama ini menjadi pemicu inflasi tiap bulannya.
Seperti diketahui, panjangnya alur distribusi komoditas pangan di Indonesia merupakan salah satu momok yang harus dihadapi pemerintah. Bahkan, masalah ini selalu menjadi isu utama penyebab tingginya harga bahan pangan di dalam negeri.
Di mana dalam catatan harga perdagangan komoditas strategis 2015, komoditas cabai merah tercatat menjadi komoditas pangan dengan rantai perdagangan terpanjang. (dim/gir)